Suara.com - Frank Lampard terus menjadi sorotan publik akibat performa buruk Chelsea belakangan ini. Namun ia memilih cuek, terlebih soal isu pemecatan dirinya.
Pekerjaan Lampard dianggap berada di bawah ancaman menyusul rentetan hasil buruk berupa lima kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir. Alhasil Chelsea tercecer di urutan delapan klasemen Liga Inggris dengan perolehan 29 poin dari 19 laga.
Hasil buruk semacam itu jelas memantik spekulasi pemecatan, terlebih Chelsea punya reputasi sebagai klub yang hobi bergonta ganti pelatih tiap kali tren buruk dialami.
Lebih lagi, anggaran belanja jor-joran Chelsea yang menggelontorkan lebih dari 200 juta poundsterling di bursa transfer musim panas kemarin jelas membuat Lampard memiliki beban lebih untuk meraih trofi musim ini.
Berbagai media olahraga ramai-ramai menghubungkan nama Thomas Tuchel hingga Massimiliano Allegri sebagai calon pengganti Lampard di kuris kepelatihan Chelsea. Namun ia memilih tak ambil pusing soal pemberitaan tersebut.
"Saya tidak mendengarkan hal semacam itu. Anda hanya menemuinya jika menghabiskan banyak waktu di media sosial," kata Lampard dilansir dari Sky Sport.
"Dan saya tidak melakukannya, karena saya bukan orang bodoh. Tentu saja menangani klub top semacam ini diiringi banyak tekanan, tapi pembicaraan spekulatif macam itu bukanlah sesuatu yang penting bagi saya," ujarnya menambahkan.
Ketika didesak apakah ia sudah menjalani pembicaraan spesifik soal nasibnya dengan manajemen Chelsea, Lampard memilih merahasiakannya.
"Saya tidak mau mengumbar pembicaraan yang bersifat privat. Ketika Anda menjadi manajer, berbicara dengan manajemen adalah sebuah rutinitas," katanya.
Baca Juga: Fikayo Tomori Resmi Gabung AC Milan dari Chelsea
Chelsea sendiri akan kembali diuji dengan menjamu tim strata kedua Luton Town di Stamford Bridge dalam laga putaran keempat Piala FA pada Minggu (24/1/2021).
Kekalahan sudah pasti akan membuat pekerjaan Lampard semakin terancam, sedangkan kemenangan belum tentu meredakan rumor spekulasi nasibnya yang tentu akan terus jadi bahan pembicaraan media.
Berita Terkait
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target