Suara.com - Manajer Wolves, Nuno Espirito Santo menegaskan timnya akan berusaha keras mengubah peruntungan, setelah menelan empat kekalahan dalam rentetan enam laga nirmenang di Liga Inggris 2020/2021.
Kerja keras itu tentu diharapkan Nuno Santo segera membuahkan hasil ketika mereka melawat ke Stamford Bridge menghadapi tuan rumah Chelsea dalam laga pekan ke-20, Kamis (28/1/2021) dini hari WIB nanti.
Kendati lawan mereka baru saja berpisah jalan dengan Frank Lampard dan kini resmi diasuh Thomas Tuchel, Nuno Santo meyakini bahwa laga melawan Chelsea tidak akan mudah.
"Kami tidak tahu bagaimana formasi yang akan dipakai Chelsea besok dengan pelatih barunya. Tetapi, kami tahu kualitas dan talenta skuat Chelsea," kata Nuno Santo seperti dilansir laman resmi Wolves.
"Kita sedang berbicara tentang sebuah tim yang sangat bagus dengan skuat berisikan pemain-pemain bertalenta, jadi kami tahu besok tetaplah akan menjadi pertandingan yang berat," pelatih asal Portugal tersebut menambahkan.
Nuno Santo juga menyoroti beberapa aspek positif dan negatif di tengah rentetan enam laga nirmenang Wolves.
Menurut mantan pelatih FC Porto itu, Wolves sejatinya bermain bagus dan tetap mampu menciptakan peluang serta mencetak gol, tetapi memang tidak seringkas biasanya dan banyak melakukan kesalahan yang kerap harus dibayar mahal.
"Kami tidak bermain buruk, tetapi melakukan kesalahan yang harus diperbaiki dan gagal meningkatkan kualitas permainan," kilahnya.
"Kami harus bisa segera menemukan kembali performa bagus para pemain penting, itu yang kami coba, kami bekerja keras agar keadaan menjadi lebih baik," pungkas Nuno Santo.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Kemenangan Telak City dan Arsenal
Rentetan hasil buruk membuat Wolves kini berada di urutan ke-14 klasemen sementara Liga Inggris 2020/2021 dengan koleksi 22 poin dari 19 laga, tetapi di ajang Piala FA mereka mampu melanjutkan langkah ke babak kelima setelah melewati hadangan tim antah-berantah Chorley, akhir pekan lalu.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil