Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, saat ini sudah berada di Korea Selatan untuk memulai pertualangan baru bersama Ansan Greeners. Dilaporkan Asnawi baru bisa bergabung dengan latihan tim pada 16 Februari 2021.
Hal ini dikarenakan pemain yang sebelumnya berseragam PSM Makassar itu harus menjalani karantina selama 14 hari. Baru setelah itu, Asnawi akan diperkenalkan secara resmi dan gabung latihan.
Dikutip dari Sportal Korea, Asnawi Mangkualam sudah tiba di Korea melalui bandara internasional Incheon. Pemain berusia 21 tahun terebut sedang menjalani karantina di sebuah akomodasi yang berada di wilayah Ansan.
Selama isolasi, Asnawi Mangkualam akan tetap menjalankan program latihan. Menurut rencana, ia juga akan diperkenalkan secara resmi usai rampung menjalani karantina.
"Selain itu, klub berencana menggunakan orang Indonesia yang bekerja di Kota Ansan sebagai penerjemah untuk mendukung adaptasi terhadap kehidupan di Korea setelah isolasi," tulis media tersebut.
Asnawi Mangkualam sudah bisa ikut berlatih dengan tim mulai 16 Februari. Akan tetapi, belum diketahui apakah sang pemain akan menyusul tim yang saat ini tengah training camp (TC) di wilayah Jeju atau tidak.
Pasalnya, skuat Ansan Greeners TC di Jeju sampai dengan 19 Februari 2021. Mengingat waktu yang mepet, jadi pertimbangan manajemen Ansan memboyong Asnawi ke Jeju.
"Namun belum diputuskan apakah ia akan bergabung ke Jeju atau menjalani pelatihan individu lebih lanjut. Ini karena TC di Jeju selesai tanggal 19," lanjut pernyataan pejabat Ansan di media tersebut.
Asnawi dilaporkan dikontrak Ansan Greeners selama satu tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong turut andil dalam transefer Asnawi ke tim yang berkompetisi di K-League 2 tersebut.
Baca Juga: PSSI dan Shin Tae-yong Susun Program Rencana TC pada 8 Februari 2021
Berita Terkait
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair