Suara.com - Kapten Persib Bandung Supardi Nasir memanfaatkan waktu senggang saat kompetisi belum berjalan dengan mengambil kursus kepelatihan Lisensi B PSSI yang berlangsung di Padang sejak 8 hingga 21 Februari.
"Ya belajar, menuntut ilmu saja. Mudah-mudahan, doain saja belajarnya diberkahi Allah," kata Supardi seperti dikutip Antara dari laman resmi klub, Kamis.
Supardi pun berharap ilmu yang diperolehnya akan bermanfaat, baik untuk pribadi maupun dunia sepak bola Indonesia kedepannya. Selain Supardi, beberapa pemain lain yang juga mengikuti program tersebut salah satunya, yakni Antonio Claudio de Jesus Oliveira.
Saat kelanjutan kompetisi masih abu-abu, banyak pemain yang aktif mengambil kursus kepelatihan, mulai dari lisensi C hingga lisensi A. Langkah tersebut diambil sebagai investasi ilmu di masa mendatang.
Jadi, apabila nantinya sudah gantung sepatu sebagai pemain profesional, mereka bisa melanjutkan karir sebagai pelatih sepak bola.
Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri beberapa waktu lalu menyampaikan PSSI memang memiliki program yang bertujuan menciptakan pelatih-pelatih berkualitas. Dengan banyaknya pelatih, federasi meyakini kualitas sepak bola akan semakin maju.
"Sesuai dengan arahan dari Ketua Umum PSSI, saat ini kami memang sedang fokus untuk menciptakan, menambah dan meningkatkan kualitas pelatih-pelatih andal di tanah air," ujar Indra.
Di samping itu, PSSI juga ingin membantu pelatih-pelatih Indonesia yang sudah memiliki lisensi kepelatihan nasional agar bisa aktif melatih menggunakan sertifikat yang dimiliki.
Baca Juga: Nasib Gelandang Muda Persib: Kompetisi Tak Jelas, Jualan Seblak Bangkrut
Berita Terkait
-
Pulih dari Cedera, Marc Klok Siap Tampil saat Persib Bandung Hadapi Madura United
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
AFC Umumkan Jatah Klub Super League Indonesia di Kompetisi Asia Bertambah Mulai Musim 2027/2028
-
Dion Markx Debut Bersama Persib saat Kalahkan Persita, Ini Kata Bojan Hodak
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama