- Julian Alvarez mencetak gol saat Atletico Madrid bermain imbang 1-1 melawan Arsenal di Stadion Metropolitano pada leg pertama.
- Alvarez, Giuliano Simeone, dan Alexander Sorloth mengalami cedera, namun pelatih optimistis mereka pulih untuk laga leg kedua.
- Atletico Madrid berupaya meraih trofi Liga Champions musim ini dengan menghadapi tantangan besar melawan Arsenal di London.
Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tetap optimistis Julian Alvarez akan pulih tepat waktu untuk leg kedua semifinal Liga Champions melawan Arsenal.
Leg pertama di Stadion Metropolitano berakhir imbang 1-1. Namun, Atletico sempat cemas setelah Alvarez ditarik keluar karena cedera pada menit ke-77.
Alvarez Jalani Tes Medis
Penyerang asal Argentina itu mengalami masalah setelah terlibat benturan dengan Eberechi Eze.
Sebelum cedera, Alvarez mencetak gol penyeimbang melalui titik penalti. Gol tersebut sekaligus menandai torehan 10 golnya musim ini di Liga Champions, rekor baru bagi pemain Atletico dalam satu musim kompetisi Eropa.
"Dia akan menjalani tes untuk melihat apa yang dialaminya. Kami berharap itu tidak parah," kata Simeone kepada Movistar.
"Saya selalu optimistis," tambahnya.
Atletico Dihantam Badai Cedera
Tak hanya Alvarez, Giuliano Simeone juga mengalami cedera dan ditarik keluar saat jeda.
Baca Juga: Arsenal ke Madrid Tanpa Tiga Bintang, Arteta Dipaksa Rombak Skuad Jelang Duel Lawan Atletico
Sementara Alexander Sorloth batal dimainkan karena mengalami ketegangan otot saat pemanasan.
Meski demikian, Simeone yakin ketiganya akan tersedia pada leg kedua di London.
"Mengetahui para pemain ini, mereka semua akan berada di sana pada hari Selasa," ujarnya.
Fokus Menatap London
Simeone mengakui Arsenal tampil lebih dominan pada babak pertama. Namun, Atletico mampu bangkit setelah melakukan perubahan taktik usai jeda.
Ia juga menilai Arsenal mulai kelelahan karena padatnya jadwal.
"(Arsenal) terlihat sedikit lelah karena terlalu banyak pertandingan dan tanggung jawab," kata Simeone.
Bagi Atletico, Liga Champions menjadi peluang terakhir meraih trofi musim ini. Karena itu, Simeone menegaskan timnya siap menghadapi tantangan besar di London.
"Kami memiliki tantangan luar biasa di depan kami," tegasnya.
Berita Terkait
-
Arteta Geram! VAR Gagalkan Kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid
-
Arsenal Diingatkan Gerrard: Tanpa Saka dan Eze, Mimpi Final Bisa Hancur
-
Ben White Injak Lambang Atletico Madrid, Diego Simeone Ngamuk di Lorong Stadion
-
Atletico Madrid Vs Arsenal, Mikel Arteta: Saatnya Menunjukkan Betapa Hebatnya Kami
-
Jelang Duel, Bek Arsenal Puji Kualitas Julian Alvarez
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026