Suara.com - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger menjelaskan secara klinis mengapa Thiago Alcantara bukanlah sosok yang tepat untuk Liverpool. Kehadirannya justru membuat performa The Reds menurun.
Menurut Arsene Wenger, Thiago Alcantara membuat agresivitas lini tengah Liverpool berkurang. Dia tak bisa menghadirkan intensitas pressing yang diperagakan gelandang lainnya.
"Thiago Alcantara, bagi saya, menunjukkan masalah yang khas," kata Wenger kepada beIN SPORTS dikutip dari TalkSPORT, Rabu (17/2/2021).
Wenger tak menganggap Alcantara adalah pemain yang buruk. Eks pemain Bayern Munich itu dinilai tetaplah seorang gelandang kelas dunia.
Namun, gaya permainan Thiago Alcantara yang lebih mengandalkan teknik dibanding determinasi tinggi, membuat intensitas pressing Liverpool di lini tengah menurun.
"Liverpool sangat lapar dan agresif di lini tengah. Ketika Anda menjadi manajer, Anda ingin membuat tim lebih baik dan Anda [merekrut] pemain teknis," kata Wenger.
"Tetapi ketika Anda [merekrut] seorang pemain teknis, Anda kehilangan agresi di lini tengah dan Anda menghancurkan sedikit kekuatan yang dimiliki Liverpool sebelumnya."
Menurunnya performa Liverpool memang bukanlah disebabkan Thiago Alcantara seorang. Badai cedera yang menghantam pilar pertahanan mereka yakni Virgil van Dijk, Joe Gomez, hingga Joel Matip turut menganggu performa The Reds.
Namun, Wenger menegaskan bahwa keputusan Jurgen Klopp memperkuat lini tengah dengan pemain berteknik tinggi, tentu menimbulkan konsekuensi yang tidak sedikit.
Baca Juga: Link Live Streaming RB Leipzig Vs Liverpool di 16 Besar Liga Champions
"Mereka jelas memiliki kapasitas yang lebih sedikit hari ini untuk memenangkan bola kembali dan mereka sedikit lebih menderita, jadi terkadang ketika Anda ingin meningkatkan tim, Anda membuang sedikit [aspek lain] dari tim," tandas Wenger.
Berita Terkait
-
8 Fakta Menarik Usai Laga RB Leipzig vs Liverpool
-
Libas Leipzig, Henderson Bersyukur Liverpool Tak Kebobolan di Leg Pertama
-
Tekuk Leipzig, Klopp Senang Liverpool Akhiri Tiga Kali Kalah Berturut-turut
-
Hasil Bola Liga Champions Tadi Malam: PSG dan Liverpool Petik Kemenangan
-
Hasil Liga Champions: Liverpool Menang 2-0 di Kandang Leipzig
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan