Suara.com - Chelsea akan menjamu Everton pada pertandingan pekan ke-27 Liga Inggris, Selasa (9/3/2021) dini hari WIB. Berikut fakta - fakta menarik jelang laga Chelsea vs Everton.
Pertandingan menarik Chelsea vs Everton akan digelar di Stamford Bridge malam ini. Chelsea saat ini berada di peringkat dan Everton di posisi kelima dimana keduanya hanya terpaut satu poin.
The Blues pun membidik kemenangan di laga ini jika posisi mereka tidak ingin digeser oleh Everton. Namun demikian, Chelsea sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi.
Bersama Thomas Tuchel, Chelsea sudah tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir di seluruh ajang (menang 7,seri 3), dimana terakhir mereka membungkam juara bertahan Liverpool 1-0 di Anfield.
Sementara Everton juga punya catatan apik jelang tandang ke Stamford Bridge. Pasukan Carlo Ancelotti ini selalu menang tanpa kebobolan dalam tiga laga terakhirnya di Liga Inggris, termasuk melawan Liverpool
Berikut fakta - fakta menarik menjelang laga Chelsea vs Everton seperti yang dihimpun dari Bbc Sport:
- Chelsea tidak terkalahkan dalam 25 pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Premier melawan Everton, memenangkan 14 dari pertandingan tersebut.
- The Blues telah kalah dalam tiga dari empat pertandingan liga terakhir mereka melawan The Toffees, sebanyak kekalahan dalam 15 pertemuan sebelumnya.
- Everton ingin menyelesaikan kemenangan ganda di liga pertama mereka atas Chelsea sejak kampanye 1978-79.
- The Blues tidak terkalahkan dalam semua 10 pertandingan liga dan piala mereka di bawah Thomas Tuchel, memenangkan tujuh pertandingan tersebut.
- Chelsea telah memperoleh 18 poin Liga Premier sejak pertandingan pertama Tuchel, total hanya dilampaui oleh Manchester City dalam periode itu.
- Everton bersaing untuk merauh kemenangan tandang ke-10 Liga Premier musim ini, yang akan menjadi rekor klub baru. Mereka terakhir memenangkan 10 laga tandang papan atas dalam satu musim di 1986-87, ketika mereka dinobatkan sebagai juara.
- The Toffees bisa mempertahankan empat clean sheet berturut-turut di Premier League untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.
Berita Terkait
-
Al-Ittihad Incar Casemiro, Berpeluang Didapat Gratis Musim Depan
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun
-
Harga Pasar Ragnar Oratmangoen Kalahkan Satu Skuad Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026!
-
Blak-blakan Pelatih Bulgaria Akui Ngeri Hadapi Timnas Indonesia: Skuad Garuda Makin Tangguh!
-
Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan
-
Beri Motivasi, Rivaldo Kunjungi Sesi Latihan Timnas Brasil di Orlando
-
Riccardo Calafiori Siap Hancurkan Irlandia Utara, Singgung Kedekatan Tak Biasa dengan Gattuso
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus, Persija Siap Kejar Persib di Sisa Musim
-
Nama Luke Vickery Mencuat, Pengamat: Potensial tapi Harus Lewati Persaingan Ketat
-
Struktur Formasi Aneh John Herdman, Tanpa Playmaker dan Misteri Rotasi Skuad!
-
Komentar Mengejutkan Patrick Kluivert, Tak Merasa Bersalah Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Pildun