Suara.com - Kai Havertz mulai menunjukkan kelasnya sebagai pemain mahal Chelsea. Gelandang asal Jerman itu jadi inspirator dua gol The Blues ke gawang Everton.
Duel Chelsea vs Everton dalam lanjutan Liga Inggris digelar di Stamford Bridge, Selasa (9/3/2021) dini hari WIB. Di akhir laga, The Blues menang dengan skor 2-0.
Kai Havertz yang dipercaya tampil sejak menit awal memainkan peran kunci dalam dua gol tersebut. Gol pertama bermula dari tendangan Havertz yang meneruskan umpan silang Marcos Alonso, sehingga membuat bek Everton, Ben Godfrey membobol gawangnya sendiri pada menit ke-31.
Pada menit ke-64, Havertz mendapatkan umpan panjang dari Mateo Kovacic dan dijatuhkan oleh kiper Everton, Jordan Pickford. Jorginho yang dipercaya menjadi algojo sukses mencetak gol dari titik penalti.
Havertz sendiri sebenarnya sukses mencetak gol pada menit 53. Namun, pemeriksaan VAR menegaskan bahwa dia menggunakan lengannya untuk mengontrol bola sebelum berbalik dan menendang untuk membobol gawang Pickford.
Kemenangan tersebut membuat Chelsea kokoh di posisi empat dalam klasemen Liga Inggris dengan koleksi 50 poin. Pasukan Thomas Tuchel kini hanya terpaut tiga angka dari tim peringkat tiga, Leicester City.
Tuchel kemudian memuji habis-habisan performa Havertz. Ia menilai gelandang 21 tahun itu perlu mendapat kepercayaan penuh agar bisa menunjukkan seluruh kemampuannya di atas lapangan.
"Itu adalah kepercayaan yang kami berikan padanya dan dia menggunakan kepercayaan yang kami berikan,'' kata Tuchel kepada BT Sport.
''Dia adalah pemain yang memiliki semua kemampuan untuk menjadi sosok dominan dalam pelanggaran dan dia melangkah," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Chelsea Menang Cleansheet Lagi, Thomas Tuchel Bikin Sejarah di Liga Inggris
Sementara itu, hasil ini membuat Chelsea berhasil meraih delapan kemenangan dalam 11 pertandingan. Dalam periode itu, The Blues sukses mencatatkan sembilan nirbobol atau cleansheet.
Kemenangan Chelsea atas Everton turut mengantarkan Thomas Tuchel menciptakan rekor di Liga Inggris. Merujuk data Opta, ia jadi manajer Liga Inggris pertama yang mampu meraih nirbobol dalam lima pertandingan kandang pertamanya di semua kompetisi.
Sebelum Everton, Chelsea juga mencatatkan cleansheet saat menghadapi Wolves (0-0), Burnley (2-0), Newcastle (2-0), dan Manchester United (0-0).
Berita Terkait
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
Analisis Kemenangan Inggris: Bagaimana Strategi Risiko Tinggi Tuchel Bungkam Kroasia
-
Inggris Kalahkan Kroasia, Harry Kane Tampil Sempurna di Mata Thomas Tuchel
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?