Suara.com - Penyerang andalan FC Porto, Mehdi Taremi sesumbar jika timnya tak sekadar mengincar hasil imbang saat bertandang ke markas Juventus, pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/2021.
FC Porto sejatinya hanya perlu hasil seri pada laga away di Juventus Stadium, Turin, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB, untuk melaju ke perempatfinal Liga Champions.
Kemenangan 2-1 di Estadio do Dragao pada laga leg pertama, 18 Februari lalu menjadi modal bagus bagi pasukan The Dragons --julukan FC Porto-- sebelum meladeni tuan rumah Juventus dini hari nanti.
Meski demikian, Taremi sesumbar jika timnya kembali mengincar kemenangan dan melenggang ke babak selanjutnya secara meyakinkan.
Meski Juventus diakuinya sebagai tim hebat, namun penyerang internasional Iran berusia 28 tahun itu yakin Porto juga punya kans bagus untuk memetik hasil positif di Turin.
"Ini akan jadi pertandingan yang hebat melawan tim yang hebat, tapi kami juga tim yang hebat. Kami harus fokus dan fokus selama 90 menit, karena kami memiliki strategi yang bagus untuk laga nanti," tutur Taremi seperti dimuat Tribal Football.
"Saya bisa bilang bahwa kami ke Turin untuk memenangkan pertandingan, kami tidak berpikir tentang hasil imbang, apalagi kalah di sana!" sesumbarnya.
"Kami memiliki strategi yang bagus dan pelatih membuat analisis lawan yang sangat baik. Kami akan melakukan yang terbaik dan berjuang untuk memenangkan pertandingan," seru Taremi.
"Saya pribadi akan melakukan yang terbaik untuk tim, tidak peduli saya mencetak gol atau tidak. Karena jika FC Porto menang, saya senang. Yang penting adalah kemenangan FC Porto, tapi saya akan melakukan yang terbaik," tegas pengoleksi 21 gol bersama Timnas Iran itu.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Sepenuhnya Siap Tempur Lawan Porto Usai Diistirahatkan
Taremi sendiri akan jadi tumpuan utama Porto untuk bisa meraih hasil maksimal di kandang Juventus. Mantan bomber Rio Ave itu memang tampil fenomenal untuk Dragons di kampanye 2020/2021, yang merupakan musim perdananya bersama klub raksasa Portugal itu.
Taremi sejauh ini telah melesakkan 15 gol plus mengkreasi 10 assist dari 34 pertandingan di lintas kompetisi.
Berita Terkait
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Tinjau Tenda Darurat di Sikka, Gibran Ditodong Bupati Beri Nama Bayi Korban Gempa yang Baru Lahir
-
Peluang Emil Audero Gabung Juventus Semakin Tipis, Ini Penyebabnya
-
Dirumorkan Balik ke Juventus, Adu Statistik Emil Audero vs Guglielmo Vicario
-
Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung