Suara.com - Borneo FC akan menghadapi lawan-lawan berat di ajang Piala Menpora 2021. Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan pada Senin (8/3/2021), Borneo FC tergabung di grup B, yang dianggap sebagai grup neraka.
Grup B diisi oleh Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC, Borneo FC, dan PSM Makassar. Pertandingan akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Tergabung di Grup B, manajer Borneo FC Farid Abubakar tidak menampik jika timnya akan menghadapi lawan-lawan yang sangat berat.
"Kalo dibilang grup neraka jelas iya, karena selain nama besar yang dimiliki ada juga kualitas pemain yang bisa kita bilang siap untuk memulai liga seperti Persija dan Bhayangkara," kata Farid dalam keterangan resminya, Selasa (9/3/2021).
"Selain itu juga kita juga tidak boleh meremehkan PSM Makassar juga. Mereka punya track record bagus," Farid menambahkan.
Namun, Farid tetap optimistis soal peluang yang dimiliki Borneo FC.
"Iya ini nanti yang diambil hanya ada dua tim dalam satu grup. Kalau kita bisa melewati grup ini. Insya allah kedepannya lancar," pungkasnya.
Piala Menpora 2021 akan berlangsung pada 21 Maret sampai dengan 25 April mendatang. Turnamen pramusim tersebut memperebutkan hadiah senilai Rp 2 miliar.
Baca Juga: Segrup di Piala Menpora, Madura United Urung Uji Coba Lawan PSS
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan