Suara.com - Kabar soal kengganan Juventus memperpanjang kontrak Cristiano Ronaldo menjadi berkah tersendiri bagi PSG. Karena kini, PSG memiliki opsi lain apabila Lionel Messi menolak merapat ke Parc des Princes musim depan.
Sebagaimana diketahui, PSG sudah terang-terangan menginginkan Messi dari Barcelona demi mewujudkan lini depan yang 'mematikan'. Karena saat ini PSG sudah memiliki Neymar dan Kylian Mbappe.
Khusus untuk Mbappe, PSG bisa dikatakan belum bisa memegang talenta muda itu sepenuhnya. Karena hingga kini Mbappe belum mau negosiasi perpanjangan kontrak.
Jika Mbappe angkat kaki, PSG mungkin tidak akan terlalu khawatir jika Messi bersedia memimpin barisan depan Les Parisiens musim depan.
Namun jika Messi menolak, dan Mbappe ditebus klub lain, PSG sudah pasti wajib mencari sosok bintang lain untuk menjaga prestise dan prestasi klub yang tengah menanjak.
Opsi yang kini dimiliki PSG adalah memboyong Cristiano Ronaldo. Terlepas dari keputusan Mbappe untuk musim depan, Jika Messi batal merapat, PSG tidak lagi harus memantau pemain lain kecuali Ronaldo.
Dilaporkan Marca, PSG tidak main-main dalam merancang rencana cadangan mereka untuk memboyong Ronaldo ke Paris. Apalagi agen Ronaldo, Jorge Mendes memiliki hubungan dekat dengan presiden PSG Nasser Al Khelaifi.
Le Parisien menyebut klub milik Qatar itu bersedia memenuhi gaji tahunan Ronaldo yang mencapai 31 juta euro.
PSG dikabarkan sudah siap kecewa apabila pinangannya ditolak Messi. Karena PSG sangat menyadari jika kemenangan Joan Laporta dalam pemilihan presiden klub akhir pekan kemarin akan mempersulit mimpi mereka memboyong pemain terbaik dunia itu.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Tiba di Indonesia, Marko Simic Disambut Jakmania
Laporta, yang kabarnya dekat dengan Messi, akan berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan pemain berjuluk La Pulga itu.
Lebih jauh lagi, pelatih Barcelona Ronald Koeman tampaknya telah memenangkan hati Messi. Sejak awal tahun 2021, terlihat jelas jika Messi dan pemain Barcelona lainnya mulai percaya sepenuhnya kepada pelatih asal Belanda tersebut.
Berita Terkait
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris