Suara.com - Timnas Indonesia U-23 direncanakan melakoni serangkaian laga uji coba internasional. PSSI pun menjadwalkan skuat Garuda Muda bakal melawan tiga negara yang kental dengan nuansa sepak bola.
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menurutkan bahwa pihak sedang menjalin komunikasi dengan federasi dua negara dari Amerika Latin, yakni Brasil dan Argentina. Selain itu, ada salah satu negara dari Afrika, Pantai Gading.
''Sementara ini kita masih melakukan komunikasi dengan federasi di Brasil, kemudian tim Argentina U-23 juga dijadwalkan melakoni tur ke beberapa negara Asia,'' ungkap Yunus Nusi pada Jumat (12/3/2021), dilansir dari Antara.
''Terakhir tim dari Pantai Gading juga menyatakan kesiapan melaksanakan laga tanding dengan timnas pada Maret ini,'' tuturnya menambahkan.
Kendati demikian, Yunus Nusi menuturkan agenda tersebut masih belum final. Sebab PSSI masih punya kepentingan untuk persiapan timnas U-23 menuju SEA Games 2021, serta timnas senior dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Uni Emirat Arab.
''Di sisi lain pada Juni mendatang, masih ada agenda lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 di Uni Emirat Arab,” sambung Yunus Nusi.
Selain itu, PSSI masih menunggu hasil laporan Shin Tae-yong dari dua kali pertandingan uji coba melawan tim dalam negeri. Sebagaimana diketahui, timnas U-23 sukses meraih kemenangan saat uji coba melawan Bali United dan Tira Persikabo.
''Shin sempat mengutarakan untuk memperpanjang TC timnas hingga persiapan menuju pra-kualifikasi Piala Dunia,” kata Yunus Nusi.
Sementara terkait dengan bergulirnya turnamen pramusim Piala Menpora 2021 pada 21 Maret mendatang, Yunus Nusi mengharapkan semua tim Liga 1 mengizinkan para pemainnya bila sewaktu- waktu mendapatkan panggilan timnas.
Baca Juga: Ketum PSSI Pastikan Timnas Indonesia Siap Tempur di Uni Emirat Arab
''Kami berharap tim Liga 1 tidak keberatan saat ada pemainnya yang menjadi incaran Shin, karena ada sejumlah agenda yang tengah disiapkan, yakni laga uji coba dengan beberapa tim dari sejumlah negara, dan juga persiapan lanjutan pra piala dunia,'' pungkas Yunus Nusi.
Berita Terkait
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
-
Bukan Erick Thohir Wakili PSSI, Yunus Nusi Maju Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF
-
PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air