Suara.com - Pelatih Barcelona Ronald Koeman hanya bisa tersenyum menyaksikan penampilan brilian kapten timnya, Lionel Messi, pada pertandingan Selasa (16/3/2021) dini hari di Camp Nou.
Dalam pertandingan kontra Huesca, Barcelona menang telak dengan skor 4-1. Messi membuka gol kemenangan Barcelona di menit 13, disusul gol Antoine Griezmann di menit 35.
Di akhir babak pertama, Huesca memangkas jarak menjadi 2-1 lewat gol Rafa Mir.
Delapan menit bola bergulir di babak kedua, meneruskan sodoran bola dari Messi, Oscar Minguenza menambah keunggulan Barcelona. Messi pun menutup pesta gol kemenangan El Barca menjadi 4-1 di menit 90.
Menyumbang dua gol dan satu assist, Koeman tidak bisa berkata banyak soal performa gemilang Messi di laga itu.
"Saya pikir Messi telah menunjukkan bahwa dia yang terbaik," kata Koeman.
"Gol pertama sangat fantastis. Dia pantas menjadi pemain penting untuk tim ini."
"Tidak ada lagi yang bisa dikatakan [tentang dia]. Level yang dia alami selama bertahun-tahun, untuk begitu banyak pertandingan. Dia orang paling penting dalam sejarah klub."
"Untung dia masih bersama kita di Barcelona."
Baca Juga: Skema Tiga Bek yang Bikin Barcelona Kembali Hidup
Sejumlah gol Barcelona dalam laga itu tercipta dari jarak jauh, termasuk gol Antoine Griezmann di menit 35.
Menurut Koeman, melepaskan tembakan-tembakan keras dari jarak jauh menjadi penting bagi timnya ketika menghadapi lawan yang lebih banyak bertahan.
"Penting [untuk mencetak gol dari luar kotak penalti]," kata Koeman.
"Untuk tim yang bertahan dengan begitu banyak pemain di dalam kotak, penting untuk menyelesaikannya dengan shooting dari jarak jauh."
"Anda harus menembak. Secara umum, kami bagus malam ini. Kami telah mencoba tembakan jarak jauh ini dalam latihan."
Dengan tambahan tiga poin, Barcelona menyingkirkan Real Madrid dari posisi dua klasemen sementara La Liga. Mengantongi 59 poin, Barcelona saat ini hanya berjarak empat poin dari Atletico yang bertengger di puncak.
Sementara Huesca yang baru mengumpulkan 20 poin dari 27 pertandingan, belum mampu beranjak dari dasar klasemen.
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?