Suara.com - Sosok Keisuke Honda nampaknya belum lelah menjajal petualangan baru di berbagai klub di belahan dunia. Terkini, pesepak bola 34 tahun itu resmi hijrah ke Liga Azerbaijan.
Melansir dari laporan Fox Sport Asia, Honda baru saja menandatangani kontrak dengan klub bernama Neftci PFK. Tim yang bermarkas di Baku tersebut berkiprah di Premier League Azerbaijan, alias kasta tertinggi negara tersebut.
Honda dilaporkan menandatangani kontrak berdurasi singkat. Eks bintang AC Milan itu dikontrak selama setengah musim dengan status bebas transfer, hingga akhir musim 2020/2021.
Sebelum gabung Neftci PFK, Honda sudah tak memiliki klub. Sebetulnya mantan penggawa Timnas Jepang itu sempat dikontrak oleh klub Portugal, Portimonense, namun diputus setelah lima hari karena persoalan administrasi yang gagal dipenuhi.
Azerbaijan adalah negara ketujuh dalam perjalanan karier Keisuke Honda sejak memulai pada 2004. Ia pernah bergabung untuk klub Belanda, Rusia, Italia, Meksiko, Brasil, dan Australia.
Jika dirinci, Honda sudah membela 10 klub berbeda di tujuh negara tersebut. Ia memulai karier profesionalnya bersama Nagoya Grampus Eight (2004-2007), kemudian hijrah ke Eropa bersama VVV-Venlo (2008-2009) dan CSKA Moscow (2010-2013).
Bersama CSKA Moscow, Honda mencapai top performa hingga dilirik AC Milan. Pada musim dingin 2014, Rossoneri resmi mengumumkan perekrutan Honda dan memberikan nomor punggung keramat, yakni 10.
Honda sendiri bertahan di AC Milan selama 3,5 tahun dengan catatan 92 penampilan dan 11 gol. Tepat pada 2017, ia kemudian mengembara ke berbabagi klub di penjuru dunia, mulai dari Liga Meksiko (Pachuca), Liga Australia (Melbourne Victory), Liga Belanda (Vitesse), serta Liga Brasil (Botafogo).
Sementara itu, Honda dalam keterangan resminya mengaku hobi berkelana dari pada pulang ke Jepang. "Aku sudah membuat banyak kesalahan dan kegagalan. Itu kenapa aku berada di sini,'' ujarnya usai gabung Neftci PFK.
Baca Juga: Dapat Panggilan Timnas Swedia, Ibrahimovic: Sang Dewa Telah Kembali!
''Semua orang bilang kepadaku, 'Kenapa tidak pulang ke Jepang untuk terus bermain?'. Itu tidak menarik buat diriku. Aku mungkin orang yang aneh, tapi begitulah diriku,'' pungkas Keisuke Honda.
Berita Terkait
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan