Suara.com - Paris Saint-Germain melangkah ke perempat final Piala Prancis setelah Rabu malam atau Kamis (18/3/2021) dini hari, mendapatkan suntikan semangat besar dalam mempertahankan juara Ligue 1 dengan mengalahkan pemuncak klasemen Lille 3-0 dalam turnamen piala itu.
Ini adalah jawaban sempurna dari PSG setelah kekalahan mengejutkan di kandang sendiri oleh Nantes yang dibayangi oleh perampokan di rumah Angel Di Maria dan Marquinhos ketika laga itu tengah berlangsung.
"Kami menghadapi beberapa hari terakhir yang sulit, para pemain dan keluarganya," kata manajer PSG Mauricio Pochettino seperti dikutip AFP.
"Tak ada orang yang siap menghadapi situasi semacam ini. Para pemain telah menunaikan tugasnya dengan baik dengan tetap fokus, perhatian mereka luar biasa. Angel dan Marquinhos merasa baik untuk bermain," sambung Pochettino.
Dalam pertemuan pertama dari dua pertemuan kedua tim di Parc des Princes menjelang jeda internasional ini, perbedaan di antara kedua tim terletak pada kesalahan yang dilakukan para pemain Lille pada momen-momen penting.
"Selalu sama, menghadapi Paris adalah zona kebenaran yang menjadi penentu," kata gelandang Lille Benjamin Andre.
Ketika Di Maria mengirimkan umpan silang rendah ke tiang dekat pada menit kesembilan, bek Lille Tiago Djalo malah meneruskan bola yang mengecoh penjaga gawang Mike Maignan. Akibatnya Mauro Icardi tinggal memanfaatkannya untuk dia masukkan ke gawang yang sudah kosong.
Icardi mengalami cedera sehingga pada menit ke-36 digantikan oleh Kylian Mbappe yang mengawali laga dari bangku cadangan.
Empat menit kemudian, Mbappe bermanuver di sepanjang tepi kotak penalti Lille sampai Zeki Celik terpaksa menjatuhkan striker itu di kotak penalti.
Baca Juga: Setelah Angel Di Maria, Giliran Juan Bernat Perpanjang Kontrak di PSG
Setelah didahului protes para pemain Lille atas keputusan penalti itu, Mbappe menceploskan tendangan penalti yang masuk gawang.
Lille mencatat peluangnya sendiri ketika mereka memenangkan penalti pada 13 menit tersisa setelah umpan silang Jeremy Pied dicegat Layvin Kurzawa namun bek PSG ini menyentuh bola dengan tangan.
Lille gagal memanfaatkan kesempatan menipiskan ketertinggalan setelah Keylor Navas menangkis tendangan penalti Yusuf Yazici.
"Keylor sungguh salah satu kiper terbaik di dunia, levelnya luar biasa," puji Pochettino.
Tiga menit memasuki waktu tambahan, Djalo salah menaksir sapuan pemain PSG. Mbappe lalu datang menerkam bola, berlari menjauhi bek Lille itu untuk menciptakan gol ketiga timnya melewati hadangan Maignan.
PSG, sang juara bertahan Piala Prancis, membuntuti Lille yang memuncaki klasemen Ligue 1 dengan selisih tiga poin di bawahnya.
Setelah PSG melawat ke kandang Lyon pada Minggu ketika Lille menjamu Nimes, kedua tim akan bertemu lagi di Parc des Princes setelah jeda internasional pada 3 April.
"Pada 3 April itu akan menjadi pendekatan lain, kompetisi lain," kata Pochettino.
Berita Terkait
-
Setelah Angel Di Maria, Giliran Juan Bernat Perpanjang Kontrak di PSG
-
Skema Tiga Bek yang Bikin Barcelona Kembali Hidup
-
Anak dan Istri Disandera Maling, Di Maria Tinggalkan Laga PSG Lebih Cepat
-
Insiden di Luar Sepakbola yang Bikin PSG Kalah dari Nantes
-
Diganti di Tengah Laga PSG Vs Nantes, Rumah Di Maria Ternyata Kerampokan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa