Suara.com - Pelatih Timnas Portugal Fernando Santos tidak memiliki kesimpulan yang dibuat menyusul kemenangan 1-0 skuatnya gol bunuh diri pemain Azerbaijan. Bagi Santos, yang terpenting skuatnya bisa meraih kemenangan.
Pada laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Kamis (25/3/2021) dini hari WIB, Portugal harus berkerja keras untuk menang 1-0 atas Azerbaijan di Allianz Stadium di Turin.
Juara Eropa itu berhasil melepaskan 14 tembakan tepat sasaran namun kesulitan untuk menaklukkan kiper Sahruddin Mahammadaliyev. Gol bunuh diri Maksim Medvedev di menit ke-37 membuat Portugal mengamankan tiga poin.
Terlepas dari kemenangan dengan skor yang tipis melawan tim peringkat 108 dunia, Santos bersikeras bisa meraih tiga poin dalam pertandingan pertama Grup adalah yang terpenting.
"Kami menang, itu yang terpenting," kata Santos kepada RTP seperti dilansir livescore. "Pertandingan seperti ini bisa jadi sulit Saya berharap bisa menang dengan lebih nyaman, tetapi kami tidak boleh menarik kesimpulan."
"Kami bisa melihat apa yang berjalan baik dan tidak. Di babak pertama kami mengontrol banyak hal, meski terkadang kami bisa membangun serangan dengan lebih baik."
"Saya kira di babak pertama Azerbaijan bahkan tidak melewati lini tengah. Tim terorganisir dengan baik, kompak, bereaksi dengan baik saat kehilangan bola. Permainan dikendalikan, tapi kami kurang dalam hal menciptakan peluang-peluang tertentu."
Santos juga memuji Joao Felix yang memberikan dampak bagi skuatnya setelah masuk menggantikan Andre Silva 15 menit sebelum waktu berakhir dan menyelesaikan 12 dari 14 operannya, 11 di antaranya percobaan operan di paruh lapangan lawan.
"Tim meningkat dengan masuknya Joao. Ada lebih banyak sirkulasi dalam permainan kami dan dia berperan dalam salah satu gerakan terbaik kami - itu brilian," pujinya.
Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa Nanti Malam, 26 Maret 2021
Portugal sekarang telah memenangkan lima pertandingan berturut-turut melawan Azerbaijan tanpa kebobolan dan hanya kalah dua dari 25 pertandingan terakhir mereka sejak Piala Dunia terakhir.
Selecao mengalihkan fokus mereka ke perjalanan hari Sabtu ke unggulan kedua Serbia, yang mengalahkan Republik Irlandia 3-2 untuk bergabung dengan Portugal dengan tiga poin di puncak Grup A.
"Memasuki pertandingan itu dengan kemenangan adalah penting dan sekarang kami akan berbicara sebagai sebuah kelompok dan menganalisis permainan."
"Pertandingan Serbia akan berbeda [dengan Azerbaijan], tetapi saya selalu menjaga kepercayaan pada para pemain saya," pungkasnya,
Berita Terkait
-
Selamat Ulang Tahun ke-41 Cristiano Ronaldo, Kapan Mau Pensiun?
-
Heboh Patung Cristiano Ronaldo Dibakar, Pelaku: Ini Peringatan Terakhir dari Tuhan!
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Fantastis! Cetak Gol ke-40 di Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Makin Dekat ke 1000 Gol
-
Ketika Ronaldo Sebut Nama Allah SWT untuk Target 1.000 Gol
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?