-
Vitinha siap memimpin lini tengah Portugal dengan tanggung jawab lebih besar di Piala Dunia 2026.
-
Kombinasi pemain muda berbakat dan senioritas Cristiano Ronaldo menjadi modal utama skuad Portugal.
-
Target utama timnas Portugal adalah fokus lolos dari fase grup sebelum memikirkan laga final.
Suara.com - Gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha, kini memikul tanggung jawab besar sebagai jenderal lapangan tengah tim nasional Portugal. Dirinya merasa sangat optimis mampu membawa negaranya mengukir sejarah baru pada turnamen akbar Piala Dunia 2026 nanti.
Kombinasi komposisi pemain senior dan junior menjadi senjata utama Selecao das Quinas untuk tampil mendominasi. Skuad asuhan Roberto Martinez ini dinilai memiliki kedalaman tim yang sangat menakutkan bagi lawan.
Pilar penting seperti Bruno Fernandes dan Ruben Dias kini bersanding dengan talenta muda berbakat sekelas Joao Neves. Kehadiran Cristiano Ronaldo yang tetap bugar di usia 41 tahun kian melengkapi kekuatan mereka.
"Saya pikir ini sangat positif,” katanya kepada FIFA.
“Memiliki generasi berbeda dalam skuad yang sama sangatlah penting. Kami memiliki pengalaman, kemudaan, kualitas, dan determinasi. Ketika Anda menggabungkan semua materi itu, hal tersebut hanya akan menghasilkan sesuatu yang sangat baik.”
Vitinha menegaskan bahwa dirinya siap memegang peran yang jauh lebih krusial dibandingkan edisi sebelumnya. Ekspektasi tinggi dari publik sepak bola dunia justru menjadikannya kian termotivasi di lapangan.
Berikut ini wawancara FIDA dengan Sang Jenderal Lapangan Tengah Portugal itu:
Sebagai bagian dari generasi baru Portugal, bagaimana Anda melihat peran Anda di tim?
Saya melihat diri saya dengan peran yang lebih aktif sekarang, sedikit lebih penting dari sebelumnya. Saya menikmati tanggung jawab itu dan mencoba tampil sebaik mungkin untuk memenuhi ekspektasi.
Baca Juga: Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia
Antusiasme tinggi tengah dirasakan oleh sang gelandang menjelang bergulirnya kompetisi sepak bola paling bergengsi tersebut. Target pribadinya adalah mendapatkan menit bermain yang lebih banyak untuk membuktikan kapasitas terbaiknya.
Bagaimana perasaan Anda menjelang Piala Dunia?
Saya sangat bersemangat karena saya sangat ingin bermain di Piala Dunia ini. Ini akan menjadi yang kedua bagi saya, dan saya berharap bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak dan peran yang lebih penting di dalam tim. Saya tidak sabar menunggu ini dimulai, ini adalah jenis kegembiraan yang positif.
Pemain tengah andalan PSG ini menginginkan dunia melihat karakter asli dari permainan kolektif timnas Portugal. Kualitas teknik yang tinggi wajib diimbangi dengan etos kerja keras sepanjang turnamen.
Ketika dunia menyaksikan Portugal, apa yang Anda harap mereka lihat?
Banyak kualitas. Saya pikir orang-orang langsung mengenali hal itu karena itu adalah bagian dari siapa kami. Namun yang terpenting, saya ingin mereka melihat kerja keras dan determinasi. Kualitas datang secara alami kepada kami. Keinginan dan kerja keras adalah hal-hal yang harus kami investasikan dan kendalikan sendiri. Jika orang-orang melihat hal itu di tim Portugal, itu akan menjadi hal yang sangat baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel
-
Piala Indonesia Segera Bangkit? I.League Buka Suara soal Jadwal Padat
-
Super League 2026/2027 Resmi Hapus Aturan Wajib Mainkan Pemain U-23
-
Strategi Cyle Larin di Piala Dunia 2026, Timnas Kanada Bidik Target Juara demi Cetak Sejarah Baru
-
Terpeleset di Jepara, Borneo FC Belum Menyerah dalam Perebutan Gelar Juara Super League
-
Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun
-
Jadwal Pekan Pamungkas Super League 2025/2026: Gelar Juara Persib Bisa Melayang
-
Persija Juara U-20, Berikut Daftar Penerima Penghargaan EPA Super League 2025/2026
-
Krisis Timnas Tunisia Jelang Kick Off Piala Dunia 2026! Pemain Tolak Bela Tim Nasional
-
Dia Mungkin Marah ke Saya! Pengakuan Deschamps Usai Coret Camavinga dari Skuat Prancis