Suara.com - Barcelona sedang ancang-ancang untuk menjual salah satu gelandang mereka, Philippe Coutinho. Demi cepat laku, kubu Blaugrana rela banting harga.
Coutinho masuk daftar jual karena penampilannya jauh dari espektasi. Sejak didatangkan dari Liverpool pada 2018, pemain asal Brasil itu gagal menunjukkan performa terbaiknya.
Padahal, Barcelona kala itu menebus Coutinho dengan harga selangit, mencapai 145 juta euro (Rp 2,4 triliun). Alhasil, tim asal Catalan itu sempat menyekolahkan sang gelandang di Bayern Munich selama semusim pada 2019.
Pada musim ini, Coutinho kemudian pulang ke Barcelona. Penampilannya sempat membaik di awal musim Liga Spanyol, namun harus absen lama akibat cedera lutut sejak Januari.
Menurut laporan Marca, Barcelona nampaknya sudah mulai muak dengan Coutinho. Alhasil, mereka siap jual rugi gelandang 28 tahun itu pada musim panas tahun ini.
Kabarnya Barcelona akan melepas Coutinho di harga 5 juta euro (Rp 597 miliar). Tentu ini harga yang selisihnya sangat jauh ketimbang saat beli pada 2018 lalu.
Rumornya, Coutinho sudah dilirik beberapa klub. Kuat kemungkinan ia akan kembali ke Liga Inggris untuk bergabung dengan Arsenal.
Arsenal memang sedang butuh gelandang kreatif, meski sudah memiliki sosok Martin Odegaard yang tampil oke. Namun situasi Odegaard yang jadi pemain pinjaman dari Real Madrid hingga akhir musim ini belum jelas nasibnya apakah bakal diperpanjang atau pulang.
Baca Juga: Penyerang Barcelona Ini Ternyata Fans Berat Leeds United
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T