Suara.com - Pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengaku kecewa menyaksikan timnya tumbang 1-2 dari Persik Kediri pada laga lanjutan Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021).
Dalam pertandingan itu, Madura United unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Alberto Goncalves. Akan tetapi Laskar Sape Kerrab --julukan Madura United-- pada akhirnya harus menerima kenyatakan pahit, kalah 1-2.
Andri Ibo mencetak gol dari titik penalti yang membuat skor menjadi 1-1 pada menit 69. Petaka Madura United datang pada menit 79 setelah sepakan keras Antoni Puro tak mampu ditahan kiper.
Rahmad Darmawan menyebut timnya tampil serius di laga ini. Senjata rahasia sejatinya sudah disiapkan, namun gagal direalisasikan karena Alberto Goncalves dan kawan-kawan sering buang-buang peluang.
"Hari ini kami seharusnya wajib menang. Itulah yang mendasari saya melakukan rotasi yang menurut saya butuh recovery dan masuk nanti di babak kedua," kata pelatih yang akrab disapa RD itu saat jumpa pers virtual usai pertandingan.
"Babak pertama kami awali terlalu terburu buru, ada beberapa peluang tapi tak bisa dimanfaatkan. Babak kedua kami menyerang dengan ubah formasi jadi 4-3-3."
"Lawan juga kontra strategi dengan mengubahnya menjadi 4-4-1-1. Tapi secara keseluruhan peluang kami dapatkan. namun problem kami tetap di penyelesain akhir," jelasnya.
Madura United sudah menghabiskan seluruh pertandingan di Grup C. Dari empat laga yang sudah dijalani, Madura United meraih empat poin dari satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
"Tadi banyak peluang dipertandingan. Tapi memang tidak bisa jadi gol, makanya itu akan jadi bahan evaluasi kami," ungkapnya.
Baca Juga: Prediksi Leicester City Vs Manchester City, Big Match Liga Premier 3 April
"Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pemain karena bisa terjemahkan di atas lapangan soal apa yang kami mau," pungkas mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.
Berita Terkait
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Marcos Reina Targetkan Sapu Bersih Poin Kandang Persik Kediri Demi Meroket ke Papan Atas Klasemen
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Hasil Super League: Persik Kediri Menangi Drama 5 Gol atas Bali United
-
3 Fakta Menarik Laga Persik Kediri vs Bali United, Lini Belakang Macan Putih Keropos
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Ratchaburi FC Hajar Persib 2-0, Layvin Kurzawa Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Thomas Frank Resmi Dipecat Tottenham Hotspur, Ruben Amorim Bakal Jadi Pengganti?