Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menuding wasit mungkin memiliki masalah pribadi dengan salah satu penyerangnya, Sadio Mane. Ketika Mane jatuh, wasit dianggapnya enggan memberikan hadiah pelanggaran.
Sadio Mane tampil penuh saat Liverpool dihajar Real Madrid dengan skor 1-3 dalam pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions 2020/2021, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB.
Penyerang asal Senegal itu memang tak menciptakan gol ataupun assist dalam laga ini, tetapi pergerakannya mampu menyulitkan barisan pertahanan Real Madrid.
Selama 90 menit, Mane mencatatkan 95 persen umpan sukses dan dua kali melakukan take-ons atau dribble sukses dari tiga kali percobaan.
Lini belakang Real Madrid pun terpaksa melanggar Mane pada menit ke-35, tetapi wasit bergeming dan tetap melanjutkan pertandingan.
Keputusan wasit membuat Jurgen Klopp meradang lantaran tak lama berselang, Real Madrid mencetak gol kedua lewat Marco Asensio.
"Situasi dengan Sadio, apa yang dilakukan wasit malam ini, saya harus katakan bahwa saya tidak mengerti," kata Jurgen Klopp dikutip dari BBC Sport, Rabu (7/4/2021).
"Bago saya, hal ini bersifat pribadi karena wasit melihat situasi Sadio, yang jelas pelanggaran, sebagai upaya diving atau apapun."
"Sejak saat itu, setiap kali Sadio terjatuh, dia tidak mendapatkan apa-apa. Itu tidak benar. Itulah yang saya katakan kepadanya [wasit] setelah pertandingan, bahwa saya pikir dia tidak adil dengan Sadio," tambah Klopp.
Baca Juga: Real Madrid Hajar Liverpool 3-1
Jurgen Klopp menekankan bahwa protesnya terhadap wasit bukanlah bentuk alasan atas kekalahan dari Real Madrid. Terlepas dari adil tidaknya wasit, Liverpool dianggapnya memang tak pantas menang.
"Itu tidak mengubah apa pun. Dia [wasit] tidak kalah dalam pertandingan. Kami tidak cukup bagus untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi pada saat-saat ini Anda hanya perlu wasit 'OK'. Itu akan cukup," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jadi Incaran Klub Besar, Haaland Akhirnya Tanda Tangan di Etihad Stadium
-
Terpapar COVID-19, Serge Gnabry Absen di Laga Bayern Munich vs PSG
-
5 Hits Bola: Prediksi Bayern Munich Vs PSG di Liga Champions
-
Gol Bellingham Dianulir, Man City Menang Berkat Wasit?
-
Klopp Tolak Anggapan Lini Belakang Jadi Biang Kekalahan Liverpool
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan