Suara.com - Laga Bayern vs PSG akan tersaji di Allianz Arena, Kamis (8/4/2021) dini hari WIB. Juara bertahan Bayern Munich akan menjamu PSG di leg pertama babak perempat final Liga Champions musim ini.
Laga Bayern vs PSG merupakan laga ulangan final Liga Champions musim lalu. Di mana tahun lalu, mimpi PSG untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka kandas setelah ditumbangkan Bayern 1-0.
Namun, pelatih PSG Mauricio Pochettino memastikan jika timnya tidak mengusung misi balas dendam di pertandingan ini. Target kemenangan, tambah Pochettino, semata-mata adalah karena Les Parisiens ingin melaju ke semifinal.
Soal starting eleven, Pochettino menegaskan akan menurunkan skuad terbaiknya. Termasuk Neymar dan Kylian Mbappe di lini depan.
"Orang-orang berbicara banyak tentang Neymar dan Mbappé, tetapi 11 pemain yang saya putuskan untuk bermain di sana besok akan dipercaya untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan agar kami bisa menang," kata Pochettino.
"Musim lalu adalah final. Ini berbeda, ini dasi berkaki dua. Ini bukan tentang balas dendam, tapi ini tantangan, selalu tantangan untuk mengalahkan tim sekuat Bayern," sambungnya dikutip laman resmi UEFA, Rabu (7/4/2021).
Menghadapi Bayern, Pochettino mengakui jika laga tersebut tidak akan mudah untuk dimenangkan. Meski PSG berhasil menyingkirkan Barcelona di babak 16 besar, di mata pelatih asal Argentina itu, Bayern adalah tim dengan karakter berbeda.
Strategi berbeda pun dibutuhkan untuk meraih hasil positif di leg pertama kontra tim besutan Hansi Flick tersebut.
"Di babak sistem gugur Anda tidak akan pernah bisa menyingkirkan lawan dengan mudah. Kami melawan juara Eropa dan dunia," aku Pochettino.
Baca Juga: Dihajar Real Madrid 3-1, Klopp Bersyukur Liverpool Kantongi Gol Tandang
"Kami menghormati Bayern, tapi kami percaya pada kemampuan kami dan datang ke sini untuk menang."
"Bayern adalah tim yang terorganisir dengan sangat baik, bermain dengan garis pertahanan tinggi dan dengan pemain penyerang mampu memenangkan pertandingan secara individu."
"Kami harus menemukan keseimbangan yang tepat, berkomitmen dan berhati-hati untuk tidak kehilangan bola di area berbahaya."
Tag
Berita Terkait
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Cerita Sergio Castel Tinggalkan Klub Rasa Liga Champions Kini Berlabuh ke Persib
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar
-
John Herdman Semringah, Jay Idzes Bikin Bintang AC Milan Luka Modric Bertekuk Lutut
-
Maarten Paes Belum Cukup, Jordi Cruyff Bakal Menggila Bawa Pemain Top ke Ajax
-
Calvin Verdonk Sukses Bantu Lille Curi Poin di Markas Metz Meski Main Sebentar