- Persib Bandung dikabarkan akan segera meresmikan Sergio Castel, striker asal Spanyol, menyusul kedatangan Kurzawa dan Markx.
- Castel, lahir tahun 1995, memiliki beragam pengalaman bermain di luar negeri termasuk Australia, Vietnam, India, dan Siprus.
- Ia meninggalkan Malaga CF secara profesional setelah pelatih mengonfirmasi minimnya kesempatan bermain untuk kedua belah pihak.
Suara.com - Setelah mendatangkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx, Persib Bandung dikabarkan segera meresmikan striker asal Spanyol, Sergio Castel.
Pemain kelahiran Las Rozas, Madrid, pada 22 Februari 1995 ini memulai karier profesional bersama UE Rubí, lalu berlanjut ke akademi CA Osasuna.
Keputusan berani diambil Castel dengan merantau ke luar negeri. Ia sempat bermain di Australia, Vietnam, India, hingga Siprus.
Salah satu periode terbaiknya terjadi di Indian Super League bersama Jamshedpur FC, di mana ia mencetak 7 gol dari 11 laga.
Dari perjalanan kariernya, Castel juga tercatat pernah bermain di Segunda Division bersama Malaga.
Castel gabung ke Malaga pada Agustus 2024 dan dikontraknya hanya satu tahun. Saat itu, Castel merasa gabung ke klub rasa Liga Champions lantaran militansi suporter Malaga.
“Atmosfer yang saya lihat seperti klub yang punya suporter Liga Champions. Itu luar biasa, benar-benar gila,” ujar Castel dilansir dari Merchanendirecto.es
Namun perjalanannya di Malaga tidak mulus. Musim dingin 2025, ia angkat koper dari Malaga.
Dalam wawancaranya bersama Cadena SER, Castel menegaskan bahwa perpisahan tersebut terjadi secara profesional dan terbuka.
Baca Juga: Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Castel mengaku telah berbicara langsung dengan pelatih Málaga, Sergio Pellicer, yang menjelaskan situasinya secara jujur.
“Saya tahu tidak akan mendapat menit bermain dan kesempatan tampil. Pelatih menyampaikannya dengan sangat jelas. Karena itu kami sepakat melakukan yang terbaik untuk kedua belah pihak, yaitu mengakhiri kontrak dan melanjutkan jalan masing-masing,” ujar Castel.
Meski minim kesempatan bermain, Sergio Castel menegaskan dirinya tetap meninggalkan Málaga CF dengan perasaan positif.
Castel menyebut pengalaman membela klub tersebut sebagai sesuatu yang sangat berharga dalam kariernya.
“Saya membawa pulang teman-teman yang kini sudah seperti keluarga. Ini pengalaman luar biasa di klub besar. Meski bermain di Segunda División, Málaga adalah klub rasa Primera. Atmosfernya seperti Liga Champions,” ujarnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan