Suara.com - Gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang Kabupaten Malang, di mana lokasi tersebut akan digelar partai perempat final Piala Menpora 2021 antara Persija Jakarta vs Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/4/2021).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan pusat gempa tersebut berada di laut 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Malang, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (10/4/2020).
Gempa terjadi di titik koordinat 8,95 lintang selatan 112,48 bujur timur. Dengan kedalaman gempa adalah 25 Kilometer. Adapun gempa tersebut dirasakan di Kepanjen, Karangkates, Tulungagung, Trenggalek.
Lalu bagaimanan dengan keadaan skuat Persija Jakarta yang akan bertanding nanti malam? Yudistira selaku perwakilan media tim menyebut Marko Simic dan kawan-kawan dalam keadaan baik.
"All safe. Alhamdulillah baik-baik saja semua penggawa tim," kata Yudistira kepada awak media di Grup WhatsApp, Sabtu (10/4/2021).
Sebelumnya, Akhmad Hadian Lukita selaku OC (Organizing Committee) atau panitia Piala Menpora 2021 menyebut gempa yang terjadi di Malang tidak berdampak pada duel Persija vs Barito Putera.
Pertandingan kedua tim tetap terlaksana sesuai rencana dan kick-off pada 18.15 WIB. Tim yang akan menang di laga ini bakal langsung melaju ke semifinal.
"Tidak ada penundaan pertandingan Persija vs Barito Putera. Tetapi kita tetap waspada," ujar Akhmad Hadian Lukita saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (10/4/2021).
"Sejauh ini, situasi stadion masih aman. Insya Allah pertandingan tidak mengalami perubahan," pungkas lelaki yang juga menjabat sebagai direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut.
Baca Juga: Gempa Guncang Malang, Laga Persija vs Barito Putera Masih Aman
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan