Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, memberikan pembelaan untuk anak asuhnya Son Heung-min dari kritikan manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer usai laga kedua tim dalam lanjutan Liga Inggris yang berakhir 3-1 bagi tim tamu, Senin (12/4/2021).
Pangkal dari perang komentar itu adalah keputusan VAR dan wasit Chris Kavanagh yang menganulir gol MU yang dicetak Edinson Cavani pada menit ke-34 karena terjadi pelanggaran terhadap Son oleh Scott McTominay dalam proses serangan.
Lengan McTominay mengenai wajah Son dan Solskjaer menilai reaksi pemain Korea Selatan itu sebagai berlebihan.
"Saya harus bilang, apabila putra saya berbaring sampai tiga menit lamanya dan butuh 10 temannya untuk bangun hanya karena wajahnya terkena sesuatu oleh temannya yang lain, dia tidak akan mendapat jatah makan selama beberapa hari," kata Solskjaer kepada Sky Sports setelah laga.
Solskjaer lantas mengungkit insiden serupa yang terjadi dalam pertemuan pertama kedua tim musim ini ketika Anthony Martial harus diganjar kartu merah oleh wasit karena "memukul" Erik Lamela di Old Trafford awal Oktober 2020.
"Saya mengatakan ini karena hal serupa juga terjadi ketika pertandingan pertama kami melawan mereka musim ini," kata dia.
Ketika dikonfrontasi oleh wartawan dalam jumpa pers pascalaga, Mourinho menilai Son sangat beruntung tidak punya ayah seperti Solskjaer.
"Saya cuma mau bilang, Sonny sangat beruntung ayahnya orang yang jauh lebih baik ketimbang Ole," kata Mourinho.
"Sebab saya pikir seorang ayah --saya juga seorang ayah-- harus selalu menyediakan makanan anak-anaknya, tanpa peduli apa pun yang mereka lakukan," pungkas dia.
Baca Juga: Tottenham vs Manchester United: Lakoni Comeback, Setan Merah Menang 3-1
Son sempat menggarami kekecewaan penganuliran gol MU dengan membuka keunggulan Spurs lima menit setelah insiden itu.
Namun, keunggulan itu raib tanpa jejak setelah Fred, Cavani dan Mason Greenwood memberondong gawang tuan rumah dengan tiga gol pada babak kedua untuk mengunci kemenangan MU 3-1. (Antara)
Berita Terkait
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Manchester United Mau Pulangkan Scott McTominay, Napoli: Emang Punya Duit Rp1,2 Triliun?
-
Luka Modric Ungkap Momen Jose Mourinho Bikin Cristiano Ronaldo Sesenggukan di Ruang Ganti
-
Bursa Transfer Januari 2026 Dibuka: Peta Lengkap Rencana 20 Klub Premier League
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Suporter Kongo Viral di Piala Afrika 2025, Diam Membatu Selama 115 Menit Pertandingan
-
Eks Bomber Aston Villa: Arsenal Bakal Gampang Juara Premier League Musim Ini
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Calon Kuat Pelatih Chelsea Liam Rosenior Sudah Tahu Kualitas Bintang Timnas Indonesia, Kok Bisa?
-
Dipecat Chelsea di Awal Tahun 2026, Begini Statistik Lengkap Enzo Maresca
-
Profil Liam Rosenior Calon Kuat Pelatih Chelsea Pengganti Enzo Maresca
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, The Blues Siapkan Dua Calon Pengganti
-
Breaking News! Pecat Enzo Maresca, Chelsea Hanya Sampaikan 99 Kata