Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kembali memberikan nasihat kepada Asnawi Mangkualam Bahar. Terutama terkait budaya sepakbola cepat di Korea Selatan.
Ini disampaikannya setelah menyaksikan Asnawi secara langsung bersama Ansan Greeners melawan Jeonnam Dragons dari tribun Stadion Ansan Wa, Minggu (11/4/2021) waktu setempat.
Dalam laga itu, Asnawi Mangkualam dimainkan sejak menit pertama sebelum diganti pada menit ke-80. Sayang pemain berusia 21 tahun tersebut gagal membuat Ansan Greeners menang karena kalah 0-1.
Shin Tae-yong memang sengaja hadir sebagai bentuk dukungan terhadap karier Asnawi Mangkualam di Korea Selatan. Selepas laga, keduany pun menyempatkan diri saling berbincang.
"Jika Anda pergi ke sebuah negara, Anda harus mempelajari budaya negara dengan cepat dan gaya hidup masyarakat," kata Shin Tae-yong dikutip dari media Korsel, Sports-G.
"Saya melakukannya di Indonesia dan Asnawi harus belajar di Korea. Secara khusus, harus membiasakan diri dengan budaya di Korea yang cepat. Kata yang selalu saya sampaikan di Indonesia, artinya cepat, cepat."
"Di Korea persiapan untuk latihan membutuhkan waktu tiga menit. Sedangkan di Indonesia persiapan latihan membutuhkan waktu 15 menit, ini sangat lambat," jelasnya.
Menurutnya, akan sulit bagi Asnawi apabila tidak menyesuaikan diri dengan budaya setempat. Akan tetapi, Shin Tae-yong yakin Asnawi mampu mengatasinya.
"Orang Indonesia itu baik, tidak ada yang mendesak, jadi saya punya banyak ruang. Ketika pergi ke restoran Cina, mulai ada teriakan tolong, tolong, tetapi di Indonesia tidak."
Baca Juga: Penilaian Shin Tae-yong Usai Melihat Langsung Asnawi Mangkualam Tampil
"Jika Anda tidak mempelajari budaya cepat di Korea, Anda tidak bisa mengatasinya di kompetisi Korea. Saya mencoba memahami budaya di Indonesia, tapi Asnawi harus memahami budaya di Korea," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah