Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer jadi sosok yang mempertegas penurunan karier kepelatihan Jose Mourinho.
Hal itu terjadi setelah juru taktik asal Norwegia itu membawa Manchester United menang atas Tottenham Hotspur, Senin (12/4/2021) dini hari WIB.
Dalam laga pekan ke-31 Liga Inggris yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium itu, Manchester United menang comeback 3-1 atas The Lilywhites.
Hasil itu memunculkan catatan buruk bagi Tottenham Hotspur maupun Jose Mourinho yang dalam laga ini sejatinya sudah unggul lebih dulu lewat Son Heung-min, sebelum dibalas tiga gol oleh Fred, Edinson Cavani, dan Mason Greenwood.
Bagi Tottenham, kekalahan ini membuat mereka telah kehilangan 18 poin dalam posisi unggul terlebih dahulu di Liga Inggris musim ini. Itu jadi catatan terburuk setelah Brighton (20) sebagaimana dikutip Opta.
Sementara bagi Jose Mourinho, hasil ini membuat untuk pertama kalinya sang pelatih asal Portugal itu menderita 10 kekalahan dalam satu musim liga sebagai manajer.
Berbagai catatan buruk itu jelas jadi tanda nyata penurunan karier pelatih yang sempat menjuliki dirinya sendiri sebagai "The Special One".
Dalam konferensi pers pasca laga, Mourinho tetap mencoba berkepala tegak dalam memandang kekalahan dari Manchester United.
Dia menyebut mantan klubnya itu memang bermain bagus dan sebelum pertandingan pun sudah memiliki rekor tandang yang amat fantastis musim ini.
Baca Juga: Son Heung-min Dikritik Ole 'Lebay', Jose Mourinho Beri Balasan Pedas
"Mereka adalah tim yang sangat bagus, tetapi ini adalah jenis kekalahan di mana saya tidak akan pulang dengan kesal dengan para pemain saya," beber Jose Mourinho dikutip dari Football London, Senin (12/4/2021).
"Mereka [pemain Tottenham] memberikan apa yang mereka bisa, dan mereka memberikannya dalam dua situasi sulit."
"Ketika mereka [Manchester United] mencetak gol pertama dan gol kedua, peluang terbaik kami dalam pertandingan itu adalah setelah mereka mencetak gol pertama dan kedua," tambahnya.
Kekalahan dari Manchester United membuat Tottenham Hotspur masih terdampar di papan tengah. Harry Kane dan kawan-kawan saat ini duduk di peringkat ketujuh dengan koleksi 49 poin dari 31 laga.
Tag
Berita Terkait
-
Sinar Lord Lingard di West Ham United, Cetak 8 Gol dari 9 Laga
-
Kai Havetz Dikritik Terlalu Kalem, Thomas Tuchel Beri Pembelaan
-
Manchester United Ukir Rekor usai Lumat Tottenham Hotspur
-
Kemenangan West Ham atas Leicester City Tak Membuat Moyes Senang, Kenapa?
-
Hasil dan Klasemen Liga Inggris Pekan ke-31 Usai Arsenal Hantam Sheffield
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci