Suara.com - Sebagian besar pemain di skuad Persija Jakarta saat ini sedang menjalani ibadah puasa. Namun, hal tersebut menurut sang pelatih kepala, Sudirman bukan alasan timnya tidak bisa main ngotot untuk mengalahkan PSM Makassar.
Persija akan menjajal kekuatan PSM di semifinal Piala Menpora 2021. Berformat dua leg, leg pertama akan dihelat Kamis (15/4/2021) malam esok diStadion Maguwoharjo, Sleman.
Laga nanti sendiri merupakan 'rematch' setelah di fase grup lalu di Piala Menpora, Persija menyerah 0-2 dari PSM.
Persija punya tekad membalas kekalahan tersebut. Akan tetapi, suasananya kali ini tentu agak sedikit berbeda karena sudah ada di bulan Ramadhan, di mana pemain-pemain sedang berpuasa.
Meski demikian, Sudirman melihat hal ini sama sekali bukan kendala bagi pasukannya.
"PSM juga puasa, tak ada masalah untuk itu. Puasa bukan alasan kami tak bermain maksimal untuk mengalahkan PSM. Lagipula kick-off pertandingan nanti setelah berbuka puasa (Kamis malam pukul 20.30 WIB)," kata Sudirman dalam jumpa pers virtual sehari jelang pertandingan.
"Saya pikir laga lawan PSM adalah laga bagaimana mental berpengaruh untuk memenangkan pertandingan,. Persija sendiri siap tempur!" tegas pelatih berusia 51 tahun itu.
"Sebab kami sama-sama pernah ketemu di fase grup. Lalu sekarang di semifinal, yang mana betul, dibutuhkan mental juara untuk memenangkan laga," celotehnya.
Sudirman sendiri mengaku sudah banyak belajar dari kekalahan 0-2 Persija saat jumpa PSM di fase grup lalu, di mana dua gol yang diciptakan PSM praktis lahir karena kesalahan penggawa Persija.
Baca Juga: PSS Mainkan Laga Semifinal di Maguwoharjo, Sleman Fans Diminta Jangan Nekat
Namun, Sudirman sadar tak bisa memandang sebelah mata PSM pada laga nanti, meski Persija diunggulkan menang dalam dua leg.
"PSM adalah tim bagus. Mereka kompak, merata di semua posisi. Satu yang menjadi kelebihan mereka adalah fanatisme dalam bermain," ucap Sudirman.
"Mereka punya loyalitas dalam bermain, selalu berusaha pressing lawan dengan ketat. Itu yang akan kami waspadai dan pemain-pemain saya harus bisa mengatasi hal-hal seperti itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa