Suara.com - Di Piala Menpora 2021 ini sejumlah pelatih banyak memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda agar mendapat jam terbang. Namun, hal ini tidak terlihat di Persija Jakarta.
Pelatih Persija, Sudirman tidak banyak memberikan menit bermain kepada para pemain muda. Padahal, Macan Kemayoran --julukan Persija-- membawa beberapa pemain yang bisa dijajal kemampuannya.
Tercatat hanya dua pemain muda yang baru dimainkan Sudirman yakni Alfriyanto Nico dan Braif Fatari. Padahal, ada sejumlah nama lainnya seperti Salman Alfarid, Sandi Arta Samosir, Sutan Zico hingga Taufiq Hidayat.
Pelatih Persija, Sudirman punya alasan mengapa ia belum memberikan kesempatan kepada pemain muda. Ada tekanan di tim sehingga butuh skuat terbaik di dalam pertandingan.
"Memang di Persija ada beberapa pemain muda yang kita bawa pada turnamen kali ini, tapi kita tahu pertandingan yang kita lakukan dibutuhkan untuk menang. Terlebih di pertandingan pertama kami mengalami kekalahan," kata Sudirman dalam jumpa pers, Rabu (14/3/2021).
"Situasinya bagi saya belum siap menurunkan pemain muda. Di Persija pada pertandingan pramusim ini ada tekanan untuk menang, saya pikir masih perlu banyak waktu untuk belajar bagi para pemain muda sebelum benar-benar tampil," tambahnya.
Adapun Persija akan menghadapi PSM Makassar pada babak semifinal leg pertama Piala Menpora 2021. Pertadingan tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Kamis (15/4/2021).
Sementara semifinal kedua akan dilakukan di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4/2021). Sebelumnya kedua tim sudah saling berhadapan di fase grup, di mana Persija kalah 0-2 dari PSM.
Baca Juga: Hits Bola: Video Momen Buka Puasa Bersama Warnai Pertandingan di Liga Turki
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Stasiun Karet Kena Proyek Integrasi, Naik-Turun Penumpang KRL Dipindahkan ke Stasiun Sudirman Baru
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan