Suara.com - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menekankan timnya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar Liga Inggris kendati rival sekota, Manchester City kian dekat ke tangga juara.
Manchester United saat ini masih tertahan di peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan koleksi 63 poin, atau tertinggal 11 poin dari The Citizen di peringkat pertama.
Namun, Setan Merah bisa menipiskan jarak menjadi delapan poin apabila sukses meraih kemenangan menghadapi Burnley dalam laga pekan ke-32 Liga Inggris, Minggu (18/4/2021).
Solskjaer mengatakan bahwa Manchester United musim ini sudah berada di jalur yang benar, kendati dia mengakui kans meraih gelar juara liga ke-21 akan sulit terwujud.
"Tentu saja kami tidak akan pernah menyerah," kata Solskjaer setelah timnya menang agregat 4-0 melawan Granada dalam perempat final Liga Europa untuk mengadapi AS Roma dalam partai semifinal.
"Man United tidak akan pernah menyerah. Klub ini memiliki terlalu banyak kemunduran dan terlalu banyak mengalami kebangkitan besar dalam DNA kami. Menyerah itu tak ada dalam DNA kami."
"Tetapi apakah ini realistis? Tidak, kemungkinannya kecil karena ketika Anda menghadapi tim sekonsisten Man City, Anda tak bisa berharap mereka kalah tiga pertandingan dari enam laga terakhirnya," tambahnya, sebagaimana dikutip dari Antara.
United di ambang finis empat besar dua kali berturut-turutnya yang pertama sejak Alex Ferguson pensiun saat MU berstatus juara pada 2013.
Mereka juga mati-matian merebut trofi pertamanya sejak menjuarai Liga Europa sewaktu diasuh Jose Mourinho pada 2017.
Baca Juga: Mourinho Bersama Tottenham: Dari Calon Juara Jadi Pemburu Empat Besar
"Tentu saja, urutan ketiga tahun lalu, kedua tahun ini jika itu yang kami bisa dan kian dekat ke sebuah trofi, adalah kemajuan. Itu bukan akhir perjuangan," ujar Solskjaer.
"Akhir perjuangan adalah tentunya menjuarai liga. Tetapi saat ini kami tidak dalam era Sir Alex. Kami mengalami periode transformasi sejak dia pergi, yang selalu akan terjadi karena tak ada yang sempurna. Tak akan pernah ada."
Berita Terkait
-
Jelang Everton vs Tottenham, Ancelotti Bela Mourinho dari Kritik
-
David Moyes Siap Kerja Keras agar West Ham Finis di Zona Liga Champions
-
Ribut dengan Ole, Pogba Anggap Mourinho Cuma Cari Alasan
-
Bongkar Borok Mourinho, Pogba Puji Kepemimpinan Ole di Manchester United
-
Prediksi Liga Inggris: Everton vs Tottenham Hotspur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey