Suara.com - Laga hidup mati antara Chelsea vs Man City akan tersaji di Wembley, Sabtu (17/4/2021) malam WIB, dan semifinal Piala FA itu akan menjadi ajang adu strategi bagi dua manajer papan atas dunia, Thomas Tuchel dan Josep Guardiola.
Jelang pertandingan krusial tersebut, Tuchel yang menggantikan Frank Lampard sebagai manajer Chelsea pada akhir Januari 2021, mengaku sangat respek terhadap Guardiola.
Sebagaimana diketahui, manajer asal Spanyol yang akrab disapa Pep itu tercatat sebagai salah satu manajer tersukses di Eropa. Barcelona, Bayern Munich dan Manchester City selalu memenangi gelar di bawah kepemimpinannya.
Ada satu momen tak terlupakan bagi Tuchel jika berbicara soal Guardiola. Yaitu kesempatan makan malam berdua ketika keduanya masih sama-sama menukangi klub Bundesliga.
Guardiola ketika itu menukangi Bayern Munich dan Tuchel melatih Borussia Dortmund. Bayern dan Dortmund ketika itu berhadapan di final Piala Jerman tahun 2016.
"Itu adalah pertama kalinya kami bertemu langsung," kenang Tuchel.
"Lalu setelah itu kami makan malam sekali lagi di Munich, dan jika Anda pergi bersama Pep, mengapa tidak membicarakan sepak bola?"
"Bagi saya, dia adalah pengaruh yang sangat besar, jadi kami mulai berbicara tentang taktik dan posisi di lapangan dan apa yang dia lakukan dengan Barcelona," lanjut Tuchel dalam jumpa pers jelang laga dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (17/4/2021).
"Dia menjelaskannya kepada saya dan kami memiliki beberapa gambar dan kami menggunakan apa yang ada di atas meja untuk menjelaskan posisi dan situasi taktis."
Baca Juga: Chelsea Vs Man City: Akui Beda Kelas, Tuchel Tetap Optimistis
"Kami berbicara tentang banyak posisi dari tim Barcelona-nya dan bagaimana dia mengubahnya ketika dia membawa Fabregas, dan bagaimana memainkan Messi sebagai false nine, dan yang terkadang menjadi double-enam dan tunggal-enam dan bagaimana menciptakan peluang di ruang-ruang ini, atau untuk bermain dengan back-three atau back-four," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Liam Rosenior Mendadak Beri Pujian Joao Pedro, Ada Apa?
-
Siap-siap! Todd Boehly Janji Boyong Chelsea dan LA Lakers ke Indonesia Usai Bertemu Prabowo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama