- Arsenal berhasil menjuarai Premier League setelah 22 tahun, memberikan motivasi tinggi bagi skuad asuhan Mikel Arteta musim ini.
- Keberhasilan domestik tersebut meningkatkan kepercayaan diri pemain menjelang laga final Liga Champions melawan PSG di Budapest, Sabtu.
- David Raya meraih penghargaan Golden Glove berkat penampilan solid pertahanan Arsenal dalam mendukung misi meraih trofi Liga Champions.
Suara.com - Kiper Arsenal, David Raya mengungkapkan bahwa kesuksesan domestik di Premier League telah melipatgandakan rasa percaya diri tim menjelang duel pamungkas di final Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) yang akan dilangsungkan di Budapest pada Sabtu (30/5/2026) mendatang.
Bagi Arsenal, mengakhiri dahaga gelar liga yang telah berlangsung selama 22 tahun merupakan pencapaian monumental.
David Raya menilai momentum historis ini menjadi dorongan moral yang sangat berharga bagi armada asuhan Mikel Arteta dalam misi mereka merengkuh trofi antarklub paling bergengsi di Eropa untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.
Setelah harus puas finis di posisi runner up selama tiga musim beruntun, kesuksesan menjuarai Premier League dirasa sebagai pembuktian mutlak atas perkembangan proyek jangka panjang di Emirates Stadium.
Kini, raihan trofi domestik tersebut diyakini memberikan energi tambahan yang luar biasa bagi para penggawa Arsenal kala bersiap menantang kekuatan sang juara bertahan Ligue 1, PSG.
Kiper asal Spanyol ini optimistis bahwa ketangguhan mental yang telah terasah sepanjang kompetisi liga yang ketat akan terbawa sepenuhnya ketika mereka menginjakkan kaki di panggung final Liga Champions nanti.
Dalam wawancara, Raya menekankan bahwa memenangi gelar juara liga memang sudah menjadi cita-cita besarnya sejak pertama kali memutuskan untuk berseragam Arsenal.
"Ini sangat penting; ini adalah target saya saat gabung ke klub ini, dan sebelum itu juga. Klub ini harus bersaing memperebutkan trofi, salah satunya Premier League," ujar Raya kepada Diario AS.
"Kami sudah meraih itu dan itu membuat kami lebih semangat untuk menghadapi final Liga Champions," imbuhnya.
Baca Juga: Cesc Fabregas Sudah Punya Firasat Como akan Lolos ke Liga Champions
Secara individu, Raya juga tengah menikmati periode keemasan dalam karier profesionalnya setelah sukses mengamankan penghargaan Golden Glove untuk ketiga kalinya secara beruntun dengan torehan impresif berupa 19 laga tanpa kebobolan.
Meski demikian, ia tetap bersikap rendah hati dengan menegaskan bahwa prestasi individu tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif dari seluruh lini pertahanan timnya yang tampil solid sepanjang musim.
Di samping itu, penjaga gawang tersebut juga memberikan pujian setinggi langit untuk sang manajer, Mikel Arteta.
Menurut Raya, peran krusial Arteta yang berhasil membangkitkan Arsenal dari keterpurukan di papan tengah sejak kedatangannya pada akhir tahun 2019 hingga menjelma menjadi juara Premier League saat ini adalah pencapaian yang luar biasa.
Berita Terkait
-
West Ham Degradasi, Jarrod Bowen Isyaratkan Bertahan di Tengah Godaan Klub Raksasa Inggris
-
Dituduh Gila Rekor Individu, Bruno Fernandes Semprot Balik Roy Keane: Jangan Memutarbalikkan Fakta!
-
Julian Alvarez Ingin Tinggalkan Atletico Madrid, Dua Klub Ini Mengintai
-
Cesc Fabregas Tegaskan Bertahan di Como Usai Lolos ke Liga Champions
-
Arne Slot Ungkap Biang Kegagalan Liverpool Musim Ini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan