Suara.com - Mempersiapkan diri jelang musim baru Liga 2, tim pelatih PSMS Medan menyatakan hanya menerapkan latihan ringan kepada para pemain selama Ramadhan, mengingat sebagian besar pemain menjalani ibadah puasa.
Pelatih PSMS, Ansyari Lubis mengatakan pihaknya tetap akan menerapkan latihan rutin selama Ramadhan, hanya saja porsi latihan lebih ringan dibandingkan dengan hari-hari biasanya.
"Kalau latihan rencananya akan rutin Senin sampai Jumat. Hanya saja intensitasnya dikurangi. Jika selama ini latihan 90 menit, sekarang hanya 75 menit. Kita juga terapkan intensitas sedang, tidak high pressure atau high intensity karena situasi Ramadhan," jelas Ansyari di Medan, Minggu.
Sementara itu, terkait jadwal latihan yang mungkin akan berbagi dengan tim PON Sumut yang juga melakukan persiapan untuk PON 2021 di Papua, ia menjelaskan semuanya sudah diatur, termasuk waktu pemakaian lapangan.
"Mungkin akan disesuaikan dengan jadwal tim PON Sumut yang saat ini juga melakukan persiapan. Kemungkinan mereka akan intens latihan, setiap Selasa, Kamis dan Sabtu. Intinya, kita masing-masing melakukan persiapan tanpa saling mengganggu jadwal satu sama lain," ujar Ansyari.
Lebih lanjut, mengenai penambahan pemain baru, ia mengaku telah mengantongi sejumlah nama. Hanya saja, ia belum bisa menyebutkan nama-nama tersebut sebelum ada kepastian dari para pemain yang dimaksud.
"Kita sudah komunikasi dengan manajemen dan kantongi sejumlah nama, namun belum bisa kita ungkap sekarang. Apalagi Piala Menpora juga belum selesai. Kita tunggu yang pasti, baru kita umumkan," tutur Ansyari.
Ia juga menilai kedatangan pemain baru sebaiknya dilakukan setelah Lebaran, mengingat sejumlah pemain pasti akan memilih untuk merayakan Lebaran di kampung halamannya.
"Kita maunya pemain datang habis Lebaran. Karena kalau datangnya sekarang, kita harus mengurus kepulangannya lagi supaya mereka bisa merayakan Lebaran bersama keluarga," ungkap Ansyari.
Baca Juga: Jadwal Piala Menpora Hari Ini: Laga Sengit Persija Vs PSM Demi Tiket Final
[Antara]
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
Terkini
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya