Suara.com - Juventus naik ke posisi ketiga klasemen sementara selepas memenangi laga pekan ke-32 Liga Italia pada Kamis dini hari WIB, ketika di pertandingan lain Sampdoria mengirim Crotone ke ambang degradasi.
Menjamu Parma di Stadion Allianz, Juventus memperlihatkan kelasnya sebagai klub penggagas Liga Super Eropa dengan bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan tamunya itu 3-1.
Gaston Brugman membawa tim tamu memimpin pada menit ke-25 lewat eksekusi tendangan bebasnya yang membuat kiper gaek Gianluigi Buffon mati langkah.
Akan tetapi, Parma melanjutkan tren buruk mereka sebagai tim yang paling banyak kehilangan poin dari sebuah pertandingan kendati lebih dulu memegang keunggulan.
Dua menit jelang turun minum, tren itu terjadi lagi, sebab Juve mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Alex Sandro dalam situasi sepak pojok, menyambut umpan sundulan Matthis de Ligt.
Lantas pada menit ke-47, Juve sepenuhnya berbalik memimpin lewat gol kedua Sandro yang berdiri bebas tanpa kawalan di area tiang jauh demi menanduk umpan silang terukur kiriman Juan Cuadrado.
Parma hampir membuat kedudukan kembali imbang pada menit ke-64 saat Yordan Osorio menanduk umpan sepak pojok Brugman, tetapi bola dihadang oleh Arthur Melo yang menggunakan kepalanya di area tiang dekat.
Empat menit kemudian, justru Juventus yang memperlebar keunggulan mereka melalui tandukan keras De Ligt menyelesaikan sepak pojok dari Cuandrado.
Skor 3-1 bertahan hingga bubaran, membawa Juventus naik ke posisi ketiga dengan koleksi 65 poin, menggusur Atalanta (64) yang baru main sehari berselang.
Baca Juga: Delapan Klub Mundur, Presiden Juventus Pesimistis ESL Bakal Lanjut
Sedangkan Parma (20), tertahan di posisi kedua dari bawah klasemen dan butuh 12 poin untuk mentas ke zona aman, demikian catatan laman resmi Liga Italia.
Berita Terkait
-
Delapan Klub Mundur, Presiden Juventus Pesimistis ESL Bakal Lanjut
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-32: Ada Duo Milan dan Juventus Nanti Malam
-
Liga Super Eropa Dihujat, Saham MU dan Juventus Anjlok Mirip Prestasinya
-
ESL Layu Sebelum Berkembang, Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?
-
Dampak Liga Super Eropa, Saham Man United dan Juventus Anjlok
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol