Suara.com - Wanita asal Korea Selatan bernama Luna mulai mencuri atensi sebagian pecinta sepak bola Indonesia. Luna merupakan penerjemah Asnawi Mangkualam yang kini berkarier di Ansan Greeners.
Luna dipekerjakan Ansan Greeners sebagai staf untuk menjadi penerjemah Asnawi Mangkualam saat pertandingan melawan Jeonnam Dragons 11 April lalu. Saat itu, Asnawi ditonton langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Pasca pertandingan, Luna pun langsung mendampingi Asnawi dan Shin Tae-yong dalam sebuah sesi wawancara. Lalu siapa sosok Luna dan mengapa dia bisa fasih berbahasa Indonesia.
Luna diketahui memiliki nama asli Hana-yeon. Usut punya usut, Luna ternyata sempat bekerja di Indonesia sebagai penerjemah. Dia bahkan sempat bekerja di OJK sebagai penerjemah bank-bank Korea.
Berkesempatan menjadi penerjemah Asnawi, Luna juga merekam aktivitas pekerjaannya di kanal YouTube Lunalog. Sejauh ini sudah ada dua video di mana Luna menjadi penerjemah Asnawi.
Dalam channel YouTube-nya tersebut, Luna mengaku masih gugup ketika menjadi translator Asnawi. Padahal Luna sudah fasih berbahasa Indonesia dan sempat bekerja menjadi penerjemah untuk OJK.
"Dulu pas aku jadi tranlator untuk OJK atau bank-bak Korea di Indonesia enggak segugup ini. Mungkin karena banyak orang Indonesia suka sama mas Asnawi, jadi aku pikir harus translating yang bagus biar aku bantu komunikasi dia dengan orang Korea."
"Kalau aku salah translating kan bisa juga orang Korea salah paham tentang dia, jadi aku harus bagus biar aku jadi jembatan mas Asnawi dan fans Korea," penjelasan Luna mengenai rasa gugupnya saat jadi penerjamah Asnawi.
Sementara itu, jika menilik dari akun media sosial Instagram, Luna sudah menikah dengan pria Korea dan dikaruniai seorang anak. Bahkan dalam video YouTube-nya, suami dan anak Luna ikut ke stadion untuk menonton laga Asnawi dan menemani Luna bekerja.
Baca Juga: Tatap Piala AFF, PSSI Gelar Seleksi untuk Timnas U-16
Berita Terkait
-
Pelatih Ansan Greeners Tak Gubris Saran Shin Tae-yong Soal Posisi Asnawi
-
Usai Ramai Dihujat Warganet, Asnawi Mangkualam Pamer Kekuatan Pukulannya
-
Tertawa Dihujat Warganet, Asnawi: Ketawa Bareng Yuk, Makin Rame Makin Asik
-
Asnawi Ciptakan 3 Peluang, Ansan Greeners Menang Tipis Atas Bucheon
-
PSSI Tunggu Kedatangan Shin Tae-yong ke Indonesia Akhir April
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan