Suara.com - Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi menuturkan bahwa Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong akan kembali ke Tanah Air pada akhir April 2021. Saat ini sang juru taktik masih di negaranya Korea Selatan.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong sudah meninggal Indonesia sejak 27 Maret 2021. Ia pulang kampung untuk agar proses penyembuhan sakit yang dideritanya lebih maksimal.
Sebelummya, pelatih berusia 51 tahun tersebut terkonfirmasi terpapar virus Corona. Setelah dinyatakan negatif, sang pelatih memutuskan pulang ke Korea Selatan karena ada penyakit penyerta.
Kini, Shin Tae-yong pun sudah pulih. Ia sudah bisa memimpin latihan Timnas Indonesia yang akan bertanding di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Shin Tae-yong direncanakan kembali ke Tanah Air pada akhir April ini.
"Mudah-mudahan akhir bulan April ini Shin Tae-yong sudah balik ke Jakarta," kata Yunus Nusi saat dihubungi oleh awak media, Kamis (15/4/2021).
Memang, PSSI menjadwalkan Timnas Indonesia akan melakukan training camp (TC) di Jakarta pada 1 Mei 2021 sebagai persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Maka dari itu, harapannya Shin Tae-yong dapat memimpin langsung TC Timnas Indonesia agar para pemain bisa maksimal.
"Iya sudah diagendakan akhir bulan ini. Tetapi untuk itu sambil melihat keadaan kesehatannya juga karena masih pemulihan kan," jelas Yunus Nusi.
"Makanya itu kalau tidak akhir bulan ini ya awal Mei 2021 sudah datang dan sudah memimpin TC timnas di Jakarta," pungkas lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
Baca Juga: Ingin Asnawi Gabung Timnas, Shin Tae-yong Langsung Izin ke Ansan Greeners
Selain TC, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga uji coba melawan Afganistan (25 Mei) dan Oman (29 Mei). Kedua laga ini akan berlangsung di Uni Emirat Arab (UEA), yang juga lokasi penyelenggara tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Grup G.
Dalam kejuaraan tersebut, Timnas Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni.
Berita Terkait
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan