Suara.com - Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane mengakui bahwa dirinya masih sangat berhasrat memenangi trofi bersama Spurs meski sebelumnya telah berkali-kali gagal. Teranyar, Tottenham kandas di final Piala Liga Inggris oleh Manchester City.
Kane sendiri dikabarkan siap meninggalkan Tottenham bila mereka gagal lolos ke Liga Champions musim depan, tetapi kapten Timnas Inggris itu tidak akan membuat keputusan tentang masa depannya setelah Piala Eropa musim panas ini.
Tottenham gagal mengakhiri penantian 13 tahun mereka untuk meraih trofi setelah kalah pada final Piala Liga di Wembley akhir pekan lalu, dengan Kane masih belum memenangi trofi bersama klub London Utara itu sejak melakoni debutnya pada 2011.
Penyerang berusia 27 tahun tersebut telah menjadi runner-up di Piala Liga dua kali (2015 dan 2021) serta runner-up di Liga Champions dua tahun lalu.
Sebagai perbandingan, sebaliknya mantan rekan Kane di Spurs, Kyle Walker telah memenangi tujuh trofi utama dan berpeluang meraih yang kedelapan setelah pindah ke Manchester City.
Kane sendiri dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris dalam acara London Football Awards 2021 pada Rabu (28/4/2021) waktu setempat.
Meski senang mendapatkan penghargaan itu, Kane mengakui bahwa ia lebih memilih untuk mengangkat trofi bersama timnya ketimbang hanya menyabet gelar-gelar individual.
"Ketika saya melihat kembali ke akhir karier saya, ini semua adalah hal-hal yang akan saya bahas dan ambil lebih banyak lagi, tetapi tujuan saat ini sebagai pemain adalah untuk memenangi trofi bersama tim," kata Kane kepada Sky Sports.
"Meskipun ini hebat, saya ingin memenangi hadiah terbesar di level tim. Kami tidak cukup melakukan itu. Ini pahit, tetapi memang begitu. Saya bangga memenangkan gelar Pemain Terbaik Liga Inggris, ini musim yang bagus di lapangan, tapi saya tetap lebih menyukai menang bersama tim," sambung penyerang 27 tahun itu.
Baca Juga: Link Live Streaming PSG vs Manchester City dan Susunan Pemain
"Kami gagal di final Piala Liga baru-baru ini, namun tentu saya masih sangat berhasrat untuk memenangi trofi bersama Tottenham," tukasnya.
Berita Terkait
-
Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia