Suara.com - Direktur Pengembangan Usia Muda PSSI, Mundari Karya, mengusulkan agar tim sepak bola PPLP Provinsi Maluku, berpartisipasi dalam Kompetisi Divisi III Asprov PSSI Maluku.
Hal tersebut disampaikan pria yang merupakan mantan pelatih timnas U-14 ini, usai melihat langsung sesi latihan anak asuh Rifai Lestaluhu di Stadion Mandala Ramaja, Ambon, Kamis (29/4/2021).
Mundari bilang, kompetisi resmi Asprov PSSI setempat memungkinkan para pesepakbola muda binaan PPLP Maluku bertanding lebih banyak sehingga menambah jam terbang Ahmad Jaikota dkk dalam menikmati atmosfir pertandingan sesungguhnya.
"Sesuai regulasi FIFA, pesepakbola junior itu minimal melakoni 30 pertandingan pada kompetisi resmi dalam setahun. Saat ini, para pemain di PPLP Maluku, paling hanya melakoni sepuluh pertandingan resmi setahun lewat Kejurnas PPLP maupun POPNAS. Tentunya ini masih sangat minim dan jauh dari yang digariskan FIFA," kata Mundari.
Lebih lanjut, Mundari yang hadir di PPLP Maluku dalam rangka bimbingan teknis pengembangan bakat cabang olahraga sepak bola yang merupakan program dari Asdep Pembibitan dan IPTEK Olahraga, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, menambahkan, keinginannya tersebut sudah mendapatkan dukungan dari Ketua Asprov PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu.
"Pihak Asprov memberikan dua opsi, ikut dengan membawa bendara PPLP Maluku, atau seluruh pemain yang ada tampil di bawah bendera klub yang sudah terdaftar. Tentunya hal ini tinggal menunggu persetujuan dari Dispora setempat," tutup Mundari.
Senada dengan itu, Kabid Pemanduan dan Pengembangan Bakat, Asdep Pembibitan dan IPTEK Olahraga, Waluyono, menambahkan, hal ini adalah merupakan salah satu hasil bimtek yang dilakukan bersama PSSI. Ia pun berharap daerah lain bisa mengikuti apa yang dilakukan Asprov PSSI Maluku terhadap tim sepak bola PPLP.
"Dengan begitu, peningkatan performa para pesepakbola muda yang ada di PPLP bisa lebih cepat terlihat. Hal ini sesuai dengan amanah Inpres no 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan prestasi sepak bola nasional," pungkas Waluyon.
Baca Juga: Ikatan Sarjana Olahraga Siap Kawal Grand Design Keolahragaan Nasional
Berita Terkait
-
Ikatan Sarjana Olahraga Siap Kawal Grand Design Keolahragaan Nasional
-
Sesuai Inpres No 3 Tahun 2019, Kemenpora Gelar Bimtek Sepak Bola di Maluku
-
Hidupkan Kembali Sepakbola, Warganet Apresiasi Presiden Jokowi di Twitter
-
Ini Menteri Terpopuler Versi IPR, Menpora Masuk dalam Lima Besar
-
Insiden Berkerumun usai Persija Juara, The Jakmania Minta Maaf
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil