Suara.com - Pemilik Manchester United, Avram Glazer menolak untuk meminta maaf kepada pendukung Setan Merah atas keterlibatan mereka dalam proyek Liga Super Eropa (ESL) yang gagal terwujud.
Avram adalah anggota keluarga Glazer dari Amerika Serikat yang memiliki United. Kepemilikan mereka diprotes penggemar sejak mereka membeli klub itu pada 2005 dan belakangan ini makin intensif sejak kontroversi Liga Super Eropa.
"Ini kesempatan bagi Anda untuk meminta maaf mungkin?," tanya seorang wartawan kepada Glazer yang tak digubrisnya sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (6/5/2021).
Sang reporter kemudian bertanya apakah keluarga itu akan mempertimbangkan menjual klub itu jika dia ingin menanggapi penggemar, tapi dia tak mau menjawab.
Co-chairman United Joel Galzer memang sudah mengeluarkan pernyataan pada 21 April meminta maaf kepada penggemar dan mengaku pemilik tidak menghormati tradisi yang berakar kuat dalam sepak bola Inggris.
Sejak pengumuman Liga Super Eropa pendukung United melancarkan serangkaian protes termasuk menerobos kamp latihan klub di Carrington, kemudian menduduki Old Trafford dan memaksa laga melawan Liverpool ditunda, serta seruan boikot sponsor klub.
"Kami menyesali gangguan terhadap tim dan aksi yang membahayakan pendukung, staf dan polisi," kata MU setelah penundaan laga melawan Liverpool itu.
Sekalipun fakta Avram menjual saham senilai 70 juta pound pada Maret sebelum kontroversi Liga Super Eropa, sumber-sumber mengungkapkan kepada ESPN bahwa keluarga Glazers bergeming dari protes dan kemungkinan tidak akan menjual United.
Keluarga Glazers juga pemilik klub sepakbola khas Ameria NFL, Tampa Bay Buccaneers.
Baca Juga: Cara Pemain Liga Inggris Berpuasa Ramadhan, Pogba, Fofana sampai Kouyate
Berita Terkait
-
Duel Man United vs Liverpool Dijadwal Ulang ke 14 Mei
-
AS Roma Vs Manchester United: Coret Martial, Ole Bawa Striker 19 Tahun
-
Prediksi AS Roma Vs Manchester United: Catatan Pertemuan, Peluang dan Skor
-
Jelang AS Roma Vs Man United, Ole Berharap Cavani Mau Teken Kontrak Baru
-
Pemilik Manchester United Avram Glazer Tolak Minta Maaf
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan