Suara.com - Gelandang Madura United asal Brasil, Hugo Gomes dos Santos Silva, menilai ada perbedaaan mendasar tentang bagaimana sepak bola dimainkan antara di Indonesia dengan di kampung halamannya.
"Sepak bola di Indonesia lebih mengandalkan kecepatan, suka lari, dan lari," kata pemain yang akrab disapa Jaja itu dalam laman resmi Madura United seperti dimuat Antara, Kamis (7/5/2021).
"Kalau di Brasil itu lebih sering mengumpan, tidak lama-lama menguasai bola, lebih ke teknik. Hanya 1-2 pemain yang lama menguasai bola," ujarnya membandingkan.
Selain perbedaan di atas lapangan, gelandang yang pernah memperkuat Brasil dalam Piala Dunia U-20 2015 itu mengagumi euforia atmosfer sepak bola Indonesia, terutama cara suporter menghargai para pemain profesional.
"Senang saya di sini, banyak yang minta foto saat bertemu. Ini wujud penghargaan dan euforia sepak bola di Indonesia sangat luar biasa," pungkas Jaja.
Turnamen pramusim Piala Menpora 2021 menjadi penampilan perdana Jaja bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Benua Asia.
Sayangnya, pemain bernomor punggung 8 itu belum mampu menandai debutnya di Indonesia dengan statistik mentereng.
Pemain berusia 25 tahun itu gagal mengantarkan Laskar Sape Kerrab lolos dari fase penyisihan grup dan berakhir menjadi juru kunci Grup C dengan raihan satu kemenangan, satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Baca Juga: Mudik, Kiper Madura United Muhammad Ridho Lebaran di Kampung Halaman
Berita Terkait
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Madura United Datangkan Bek Tengah Vava Mario Yagalo, Siap Perkuat Lini Belakang
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BBKSDA Sumut: Konservasi Batang Toru Butuh Kolaborasi Semua Pihak
-
Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI
-
4 Padu Padan Outfit Stripe ala Jisoo BLACKPINK, Buat yang Suka Gaya Preppy!
-
20 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Untuk Ibu-ibu Alat Rumah Tangga Murah
-
Konflik Mees Hilgers vs FC Twente Meruncing, UEFA Diminta Turun Tangan
-
Penerbitan Akta Kelahiran Kini Didigitalisasi, Pemerintah Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi
-
5 Zodiak Paling Sabar, Dikenal Selalu Tenang dan Pandai Mengendalikan Emosi
-
Ekspor Jateng Tembus 7 Miliar Dolar, Sarif Abdillah: Jangan Cuma Jual Bahan Baku!
-
Pengacara Gus Yaqut Bantah KPK Sita Rp 100 Miliar dari Rumah Eks Menag
-
4 Rekomendasi AC Inverter 1 PK Harga Rp3 jutaan yang Dingin dan Hemat Listrik