Suara.com - Ivan Rakitic mengatakan jika keputusan wasit Juan Martinez Munuera memberikan hadiah penalti kepada timnya di laga Real Madrid Vs Sevilla sangat tepat.
Wasit memberikan hadiah penalti bagi Sevilla di menit 78 menyusul handball pemain belakang Madrid Eder Militao. Rakitic yang maju sebagai algojo tidak mensia-siakan peluang emas tersebut untuk mengubah papan skor.
Penalti tersebut menjadi perhatian menyusul reaksi keras dari pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis itu menilai kepemimpinan wasit sangat buruk sehingga membuat timnya gagal mendulang tiga poin.
Dalam pertandingan di Estadio Alfredo Di Stefano, Senin (10/5/2021), Madrid tertinggal lebih dulu pada menit ke-22 usai dibobol Fernando. Madrid baru berhasil menyamakan kedudukan di menit 67 lewat Marco Asensio.
Madrid punya kans membalikan keadaan 11 menit berselang, setelah wasit menghadiahi mereka penalti karena dilanggarnya Karim Benzema di kotak terlarang.
Namun, terjadi kontroversi beberapa menit berselang lantaran wasit membatalkan penalti tersebut usai meninjaunya lewat video assistant referee (VAR).
Dalam tayangan VAR, pemain Madrid Eder Militao lebih dulu melakukan handball sebelum Benzema dijatuhkan di kotak terlarang.
Beberapa menit berselang, wasit makin membuat kubu Madrid kesal setelah memberikan hadiah penalti kepada Sevilla.
“Dari tempat saya berada, itu jelas handball,” kata Rakitic usai pertandingan.
Baca Juga: Madrid Dihukum Penalti Kontroversial, Zidane Murka Banget
"Kita semua bisa mengatakan bagaimana kita menafsirkan hukum handball," sambungnya seperti dimuat Marca.
"Jika [bola] mengenai lengan dan berubah arah, itu handball dan penalti."
Beruntung bagi Madrid, di akhir cerita mereka tetap mengantongi tambahan satu poin setelah Eden Hazard mencetak gol penyelamat di menit 90+4. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.
Real Madrid saat ini berada di posisi dua klasemen sementara La Liga dengan 75 poin dari 35 pertandingan. Madrid saat ini masih tertinggal dua poin dari Atletico yang berada di puncak klasemen.
Sementara Sevilla tertahan di posisi empat dengan 71poin.
Berita Terkait
-
Ronaldo hingga Patrick Kluivert Bakal Adu Tanding di GBK, Catat Tanggalnya!
-
Vinicius Jr Dukung Lamine Yamal Lawan Chant Anti Muslim Oknum Suporter
-
Komentar Harry Kane usai Bayern Munich Curi Kemenangan dari Kandang Real Madrid
-
Vinicius Junior Wanti-wanti Real Madrid Harus Lakukan Ini untuk Kalahkan Bayern
-
Kontrak Tinggal Semusim, Vinicius Jr Bicara Masa Depannya di Real Madrid
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?