Suara.com - Bek klub K-League 2 Ansan Greeners, Asnawi Mangkualam Bahar mengatakan bahwa dirinya akan bergabung dengan tim nasional Indonesia mulai 18 Mei 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
"Insyaallah saya bergabung tanggal 18 Mei. Sekarang masih pemulihan cedera di Korea Selatan sampai tanggal 17," ujar Asnawi dalam wawancara dengan PSSI yang diikutip Antara, Senin (10/5/2021).
Asnawi menjadi salah satu pemain yang dipanggil pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk bergabung dengan skuad persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Timnas sendiri tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta sebelum berangkat ke UEA pada pertengahan Mei. Asnawi tidak bisa merapat ke Indonesia lantaran mesti menyembuhkan cedera hamstring.
Pesepak bola berusia 21 tahun itu pun berharap bisa memberikan kemampuan terbaiknya untuk skuad Garuda.
Sejalan dengan target PSSI dan Shin Tae-yong, Asnawi pun mau memberikan kemenangan bagi Indonesia di tiga laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seluruhnya digelar di UEA.
Meski tiga kemenangan tidak akan membawa Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, Asnawi menegaskan bahwa tiga poin penting untuk mendongkrak posisi Indonesia di peringkat FIFA.
"Kalau bisa memaksimalkan tiga pertandingan itu, kita bisa naik ke posisi yang lebih bagus," kata pemain yang ikut membawa Indonesia juara Piala AFF U-22 2019 itu.
Timnas Indonesia akan menjalani tiga laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seluruhnya berlangsung terpusat di Uni Emirat Arab (UEA) pada Juni.
Baca Juga: Puasa, Asnawi Mangkualam Tetap Beri Kemampuan 100 Persen di Ansan Greeners
Skuad Garuda nantinya melawan Thailand pada 3 Juni 2021, lalu Vietnam pada 7 Juni 2021 dan Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2021.
Sebelum itu, Asnawi dan kawan-kawan akan menghadapi dua laga uji coba di UEA yaitu menghadapi Afghanistan pada 25 Mei dan Oman pada 29 Mei 2021.
Meski timnas dipastikan tidak dapat melanjutkan kiprahnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 lantaran sebelumnya selalu kalah dari lima pertandingan Grup G, PSSI ingin timnas meraih hasil terbaik di tiga laga tersisa itu.
Berita Terkait
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan
-
Bomber Liga AS Ingin Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Legenda Timnas Indonesia Prediksi Dua Bintang Muda Ini Bakal Bersinar di Piala AFF 2026
-
Bambang Pamungkas Bela Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim