Suara.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengakui hasil Derby d'Italia pertama kontra Juventus di Liga Italia musim ini pada pertengahan Januari 2021 lalu turut mempengaruhi perjalanan kampenye Inter meraih gelar Scudetto pertama mereka setelah 11 tahun lamanya.
"Menang melawan tim yang Scudetto sembilan musim beruntun (Juventys(, tim yang harus kami pangkas jarak kualitasnya jelas siginifikan dalam menyuntik kepercayaan diri serta keyakinan atas kualitas kami sendiri," papar Conte Conte seperti dilansir laman resmi Inter.
"Harus diakui waktu itu ada kekhawatiran hasil tersebut hanya raihan sesaat. Tapi, nyatanya kami bisa mengkapitalisasi hasil itu dengan baik, membawanya ke jalur yang tepat hingga kami bisa juara Liga Italia musim ini," ujarnya menambahkan.
Inter sendiri akan melakoni Derby d'Italia di Liga Italia 2020/2021. Kali ini, armada Conte bertandang ke markas Juventus di Allianz Stadium, Turin, Sabtu (15/5/2021) malam WIB nanti.
Inter tiba sebagai tim yang sudah juara menghadapi tuan rumah Juventus yang kini sedang berjibaku untuk bisa finis di empat besar, tetapi menurut Conte hal itu tidak akan mempengaruhi jalannya Derby d'Italia nanti.
"Sejujurnya tidak. Saya sudah memprediksi liga musim ini akan berlangsung ketat. Nyatanya demikian, kecuali kami yang bisa tetap berada di jalur hingga menyentuh garis finis lebih awal," celoteh Conte.
"Setiap pertandingan bernilai tiga poin, itu yang harus dipahami. Menghadapi tim-tim seperti Juventus, AC Milan, Napoli, Atalanta dan seterusnya, tingkat kesulitan akan bertambah," sambung eks pelatih Juventus dan Timnas Italia itu.
Secara umum Conte mengaku bangga timnya musim ini bisa tampil gemilang dan mengunci gelar Scudetto pada pekan ke-34, atau menyisakan empat pertandingan.
"Di kompetisi seketat ini, satu tim bisa melakukan hal luar biasa: kredit jelas harus disematkan kepada para pemain dan semua orang yang terlibat dalam tim ini," tutup Conte.
Baca Juga: Juventus vs Inter Milan: Motivasi Berlipat Bianconeri di Derby d'Italia
Inter yang cuma menang 59 kali dalam 240 edisi Derby d'Italia di liga jelas ingin mendekati torehan 92 kemenangan yang dimiliki Juventus ketika kedua tim bertemu di Allianz nanti.
Lebih dari itu, Inter juga bisa mencederai peluang Juventus untuk tampil di Liga Champions musim depan jika menang nanti malam.
Berita Terkait
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Fabio Capello Ingatkan Inter dan Juventus, Awas AC Milan-AS Roma Siap Tikung!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat