Suara.com - Pelatih Juventus, Andrea Pirlo menegaskan timnya punya motivasi berlipat jelang melakoni Derby d'Italia menjamu sang juara Liga Italia 2020/2021, Inter Milan dalam laga pekan ke-37 di Allianz Stadium, Turin, Sabtu (15/5/2021) malam WIB.
Kemenangan kontra Inter nanti malam seolah jadi hasil wajib bagi Juventus, penguasa Liga Italia sembilan musim sebelum kehilangan gelarnya musim ini, yang tengah berjuang menembus zona Liga Champions.
Saat ini, Bianconeri --julukan Juventus-- masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara Liga Italia 2020/2021 dengan raihan 73 poin, tetapi hanya tertinggal dua poin dari Atalanta dan AC Milan serta satu poin dari Napoli.
"Kami masih berkesempatan meraih tempat di Liga Champions musim depan, dan kami memiliki hasrat besar untuk memenangi pertandingan. Kami punya motivasi berlipat-lipat, itu jelas," sesumbar Pirlo di laman resmi Juventus.
"Kami tampil padu saat menghadapi Sassuolo (Juventus menang tandang 3-1 di laga sebelumnya) dan itu jadi reaksi bagus setelah kekalahan buruk melawan AC Milan (kalah 0-3 di Allianz)," sambung allenatore berusia 41 tahun itu.
Pirlo menegaskan timnya harus bisa menjaga stamina, sebab Inter bakal tiba dengan kekuatan penuh walaupun sudah mengunci gelar Scudetto musim ini.
Inter juga punya bekal lain berupa kemenangan meyakinkan 2-0 dalam Derby d'Italia edisi pertama musim ini di Giuseppe Meazza, pertengahan Januari 2021 lalu.
Kendati demikian, Juventus juga bisa menjadikan kemenangan di leg pertama semifinal Coppa Italia musim ini atas Inter sebagai motivasi tambahan jelang Derby d'Italia nanti.
"Inter akan tiba di Turin dengan kekuatan terbaik dan tetap punya hasrat meraih kemenangan," kata Pirlo.
Baca Juga: Fokus Lazio Cuma Menangi Derby Roma, Lolos Liga Champions Jadi Bonus
"Sepanjang musim ini Anda bisa lihat mereka lebih konsisten dan lapar kemenangan dibanding kami, karena bertahun-tahun mereka kalah sukses," tukas eks gelandang Inter Milan, AC Milan, Juventus dan Timnas Italia itu.
Jika memenangi Derby d'Italia, Juventus berpeluang untuk sekurang-kurangnya naik ke posisi ketiga klasemen sebab AC Milan dan Napoli baru akan main sehari berselang.
Berita Terkait
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?