Suara.com - Juventus akhirnya memenangi derby d'Italia setelah menghantam Inter Milan 3-2 laga pekan ke-37 Serie A Liga Italia. Pertandingan penuh drama ini diwarnai tiga penalti dan juga dua kartu merah untuk masing masing tim.
Pada laga di Juventus stadium, Sabtu (15/5/2021), Juan Cuadrado menyumbangkan dua gol, satu diantaranya dari titik penalti dan satu gol Cristiano Ronaldo. Sedangkan gol Inter datang dari penalti Romelu Lukaku dan gol bunuh diri Giorgio Chiellini.
Hasil itu membuat Juve naik ke posisi empat klasemen Liga Italia dengan mengumpulkan 75 poin dari 37 pertandingan, sama dengan AC Milan (3) yang baru akan bertanding Minggu (16/5/2021) dan unggul dua poin dari Napoli.
Jalannya Pertandingan
Tuan rumah Juventus lebih dulu mencoba melakukan tekanan di awal pertandingan namun belum mampu membahayakan gawang Inter. Cristiano Ronaldo dan kawan kawan masih kesulitan menembus pertahaan lawan.
Inter mulai mencoba melakukan serangan tapi masih gagal. Pada menit ke-10, peluang Juventus lewat sepakan Dejan Kulusevski menyambut umpan sundulan masih dapat diblok pemain Inter di depan gawang.
Satu menit berselang Federico Chiesa membuang peluang setelah sepakannya dari tengah kotak masih terlalu tinggi setelah sepak pojok Juan Cuadrado. Juventus masih terus mencoba membuka peluang
Pada menit ke-22, wasit menunjuk titik putih setelah Matteo Darmian dinilai telah melanggar Giorgio Chiellini di kotak terlarang setelah lebih dulu meninjau VAR.
Bola yang dilepaskan Ronaldo yang menjadi eksekutor sempat diblok kiper Samir Handanovic, namun dia masih bisa menyambar bola rebound guna membawa Juventus unggul 1-0.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Atasi Genoa, Atalanta Kunci Tiket Liga Champions
Pertandingan berjalan cukup keras dengan banyak terjadinya pelanggaran. Menit ke-31 sebuah tendangan dilepaskan Danilo dari luar kotak penalti masih berada di samping.
Pada menit ke-34, giliran wasit memberikan hadiah penalti kepada Inter menyusul pelanggaran kepada Lautaro Martinez setelah meninjau VAR. Lukaku sebagai eksekutor melakukan tugasnya dengan baik guna membuat skor menjadi 1-1.
Kedua tim kembali mencoba melakukan serangan. Pada menit ke-41, Danilo gagal memanfaatkan peluangnya di depan gawang setelah bola hasil sepakannya masih melebar.
Sepakan Chiesa di menit ke-42 juga masih dapat diblok dengan sundulan pemain Inter. Jelang akhir babak pertama Cuadrado melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang tidak dapat dihadang oleh Samir Handanovic.
Juventus pun unggul 2-1 hingga turun minum.
Di babak kedua, Inter membuka ancaman lewat sepakan Martinez yang berada tipis di atas mistar gawang di menit ke-50. Lima menit kemudian, Juve harus bermain dengan 10 pemain setelah Rodrigo Bentancur mendapatkan kartu kuning keduanya alias kartu merah
Pada menit ke-58, Christian Eriksen punya peluang namun sepakan kaki kanannya masih dapat diamankan kiper Wojciech Szczesny. Sementara Pirlo segera melakukan pergantian pemain dengan kondisi skuatnya yang ada.
Pada menit ke-70, Pirlo melakukan dua pergantian pemain. Cristiano Ronaldo ditarik keluar dan digantikan oleh Álvaro Morata, serta Merih Demiral masuk menggantikan Federico Chiesa.
Sementara Inter terus mencoba melakukan tekanan dan memanfatkan keunggulan jumlah pemainnya. Sundulan Matías Vecino masih dapat diblok oleh kiper Juventus.
Pada menit ke-83, Inter menyamakan kedudukan setelah Giorgio Chiellini melakukan gol bunuh diri saat mencoba memblok bola di depan gawang. Wasit sempat meninjau VAR sebelum memastikannya.
Namun drama masih berlanjut di laga ini. Pada menit ke-86 wasit memberikan hadiah penalti kepada Juventus setelah Cuadrado dilanggar oleh Perisic. Cuadrado yang melakukan eksekusi melakukan tugasnya dengan baik dan membuat Juve kembali memimpin 3-2.
Menjelang akhir laga, Marcelo Brozovic mendapatkan kartu kuning kedua alias kartu merah sehingga kedua tim sama sama memiliki 10 pemain. Juventus akhirnya memenangi Derby d'Italia dengan skor 3-2
Susunan Pemain
Juventus : Szczesny, Chiellini, Danilo, Alex Sandro, De Ligt, Cuadrado, Rabiot, Bentancur, Kulusevski (McKennie 57'), Ronaldo (Morata 70'), Chiesa (Demiral 70')
Inter Milan : Handanovic, Darmian (Perisic 46'), De Vrij, Skriniar, Hakimi, Bastoni (Vecino 80'), Eriksen, Brozovic, Barella, Lukaku, Martinez
Berita Terkait
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Fabio Capello Ingatkan Inter dan Juventus, Awas AC Milan-AS Roma Siap Tikung!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat