Bola / Liga Italia
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:08 WIB
Inter Milan juara Liga Italia 2025/2026 usai mengalahkan Parma 2-0. Cristian Chivu mencetak sejarah pada musim debutnya bersama Nerazzurri. [Dok. IG Inter Milan]
Baca 10 detik
  • Pelatih Cristian Chivu meminta Inter Milan fokus menghadapi final Piala Italia melawan Lazio di Stadion Olimpico, Rabu (13/5/2026).
  • Chivu menginstruksikan pemain tetap tenang dan menjaga kerendahan hati guna meraih kemenangan tanpa terbebani target meraih dua gelar musim ini.
  • Inter Milan berupaya melengkapi gelar juara Liga Italia dengan trofi Piala Italia sebagai pencapaian penting bagi sejarah klub tersebut.

Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, meminta timnya fokus menghadapi final Piala Italia melawan Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (13/5/2026) malam waktu setempat.

Dikutip dari laman resmi klub, Chivu menegaskan para pemain tidak perlu terlalu memikirkan peluang meraih dua gelar pada musim ini.

"Kita tidak seharusnya terpaku pada gagasan ini. Kita telah meraih musim ini, dan kita perlu mempertahankan kejelasan dan pendekatan yang sama," ungkap Chivu.

"Kita harus tetap tenang, tetap tersenyum, dan bermain dengan keinginan untuk menikmatinya, tanpa kehilangan antusiasme dan kerendahan hati yang telah mendefinisikan kita selama ini," tambah dia.

Inter Milan kalahkan AS Roma. [Dok. IG Inter Milan]

Inter Milan sebelumnya sudah memastikan gelar juara Liga Italia musim ini. Karena itu, trofi Piala Italia berpotensi menjadi pelengkap manis bagi Nerazzurri setelah gagal berbicara banyak di Liga Champions.

Menjelang laga final, Chivu memastikan kondisi para pemain dalam keadaan baik dan memiliki motivasi tinggi untuk meraih kemenangan atas Lazio.

"Mereka memahami apa yang kami wakili sebagai sebuah tim dan sebagai sebuah klub, sebuah klub yang telah membangun sesuatu yang penting sepanjang sejarahnya dan juga dalam beberapa tahun terakhir, mencapai tiga final Eropa, memenangkan begitu banyak gelar, dan selalu tetap kompetitif," tegas Chivu.

"Itulah yang saya inginkan. Kita menang dan kalah bersama, semuanya dilakukan bersama-sama, dan kita selalu bersatu," pungkasnya.

(Antara)

Baca Juga: Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!

Load More