Suara.com - Persija Jakarta akhirnya merespons wacana ditiadakannya degradasi pada kompetisi Liga 1 2020-2021 nanti. Presiden Persija, Mohamad Prapanca mengaku tidak ambil pusing.
Sang presiden menyebut bahwa Persija hanya fokus menjuarai Liga 1. Jadi, ada atau tidaknya degradasi, ini tak relevan karena target Persija tak akan berubah.
"Apa pun itu, nanti kami menunggu keputusan kongres. Bagi kita sendiri di Persija, yang terpenting itu adalah menjadi juara. Target kita memang itu, tak berubah," sesumbar Prapanca.
Wacana Liga 1 tanpa degradasi sendiri muncul setelah PSSI membahasnya dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) beberapa waktu lalu. Bahasan mengenai kompetisi tanpa degradasi ini juga akan dibawa ke dalam Kongres Tahunan PSSI pada 29 Mei 2021.
Itu setelah federasi menerima masukan dari klub-klub peserta kompetisi. Terkait hal ini, Prapanca membantah Persija jadi salah satu yang mengusulkan.
"Ada 13 klub yang usulkan katanya, tapi kami tak tahu. Orang kami tahunya dari media," ketus Prapanca.
"Saat Kongres PSSI nanti harus dijelaskan, baru kelihatan dan bisa dicerna bagaimana itu nanti. Apapun bentuk kompetisinya, nanti itu kan kami targetnya menjadi juara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol