Suara.com - Septian David Maulana, salah satu pemain bintang PSIS Semarang mulai bergabung dengan rekan-rekannya dalam sesi latihan di Stadion Citarum, Semarang, Senin (24/5/2021).
Sebelumnya, Septian David izin beberapa hari karena menyelesaikan program penyembuhan cedera di Yogyakarta bersama mantan fisioterapis PSIS, Sigit Pramoedya.
"Kemarin sudah izin ke manajemen untuk menyelesaikan program penyembuhan cedera dengan Mas Sigit di Jogja (Yogyakarta). Ini Alhamdulillah udah selesai dan langsung bergabung dalam sesi latihan," tutur Septian, dikutip dari laman resmi klub.
Pemain asli Semarang kelahiran 2 September 1996 itu memang tengah menjalani proses pemulihan cedera lutut yang membuatnya harus absen membela PSIS Semarang pada Piala Menpora 2021.
Usai program penyembuhan cedera selesai, Septian David langsung bertolak ke ibu kota Jawa Tengah itu untuk mengikuti latihan.
Pemain bernomor punggung 29 itu juga cukup antusias melaksanakan latihan dengan rekan-rekannya setelah libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
"Tentu cukup senang bisa kembali latihan dengan tim. Semoga kami semua bisa mempersiapkan diri dengan maksimal untuk kompetisi Liga 1 nanti," kata pemain berusia 24 tahun itu.
Bergabungnya Septian David dalam sesi latihan juga disambut baik oleh Pelatih Kepala PSIS Dragan Djukanovic.
"Ini sangat bagus karena semua pemain termasuk David sangat penting untuk tim. Namun kami juga harus berhati-hati supaya dia menjalani masa recovery dengan baik sebelum nantinya tampil di kompetisi," kata Dragan.
Baca Juga: Ketum PSSI: Liga 1 Terpusat di Jawa, Liga 2 di 4 Wilayah Termasuk Tangsel
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga berharap Septian David sudah sembuh total dari cedera dan bisa bermain maksimal untuk PSIS di Liga 1 nanti.
"Kami optimistis David step-by-step akan menemukan kembali kondisi terbaiknya dan bisa berkontribusi maksimal untuk PSIS," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Laskar Mahesa Jenar telah memulai latihan bersama pada Kamis (20/5/2021) lalu usai libur Ramadhan dan Lebaran, sebagai persiapan menghadapi Liga 1 musim 2021, dipimpin langsung oleh sang pelatih, Dragan.
Berita Terkait
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4
-
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman
-
IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk
-
Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar
-
MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game
-
Ada Aset Diduga Berasal dari Dana Lender PT Dana Syariah Indonesia, 32 Pihak Diperiksa
-
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?