Bola / Bola Indonesia
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:52 WIB
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta. (dok. Persija)
Baca 10 detik
  • Mantan CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengungkapkan kekecewaan atas bergabungnya Pratama Arhan ke Persija Jakarta setelah berkarier di luar negeri.
  • Keduanya telah menandatangani perjanjian tertulis pada 21 Januari 2022 agar Arhan kembali ke PSIS saat pulang ke Indonesia.
  • PSIS sebelumnya melepas Arhan tanpa biaya transfer agar pemain tersebut dapat leluasa mengejar karier sepak bola internasional.

Suara.com - Kepindahan Pratama Arhan ke Persija Jakarta ternyata menyisakan kekecewaan bagi mantan CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi.

Pasalnya, ia mengaku sempat memiliki harapan besar agar bek kiri Timnas Indonesia itu kembali memperkuat klub yang membesarkan namanya setelah menyelesaikan karier di luar negeri.

Yoyok bahkan mengungkap fakta yang selama ini belum banyak diketahui publik. Sebelum Arhan berangkat merantau ke luar negeri pada awal 2022, keduanya disebut telah membuat perjanjian tertulis yang ditandatangani pada 21 Januari 2022.

Menurut Yoyok, kesepakatan tersebut menjadi dasar mengapa PSIS rela melepas salah satu aset terbaiknya tanpa meminta biaya transfer sepeser pun.

"Memang saya dan Arhan sudah ada perjanjian tertulis yang sudah kami tandatangani bersama," ucap Yoyok melalui unggahan video di media sosial.

Mantan CEO PSIS Semarang A S.Sukawijaya (ANTARA/ I.C.Senjaya)

Dalam perjanjian itu, Arhan diberi kebebasan untuk mengejar karier di luar negeri. Sebagai gantinya, apabila suatu saat memutuskan kembali bermain di Liga Indonesia, PSIS diharapkan menjadi klub pertama yang dibelanya.

Yoyok mengaku keputusan Arhan bergabung dengan Persija membuat harapannya pupus. Meski begitu, ia memilih menghormati keputusan sang pemain dan tetap mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.

"Meski sebenarnya saya kecewa dan hati kecil saya ingin tetap Arhan kembali ke PSIS, tapi apa pun itu saya mendoakan Arhan agar sukses di mana pun berada," kata Yoyok.

Dalam video tersebut, Yoyok juga memperlihatkan dokumen yang diklaim sebagai bukti adanya kesepakatan antara dirinya dan Arhan.

Baca Juga: Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik

Ia menegaskan bahwa sejak awal PSIS mendukung penuh impian Arhan untuk berkarier di luar negeri. Karena alasan itulah klub memilih melepas pemain tersebut secara cuma-cuma.

"Bahwa sejatinya antara saya dan Arhan memang ada perjanjian tertulis bahwa Arhan boleh bebas berkarier ke luar negeri. Saya akan melepas dengan ikhlas tanpa imbalan transfer satu rupiah pun," tegas Yoyok.

"Sebenarnya dalam hati kecil saya, saya masih ingin Arhan membela PSIS Semarang kembali," kata Yoyok.

Namun, perjalanan karier Arhan mengambil arah berbeda. Setelah kontraknya bersama Bangkok United berakhir, pemain berusia 24 tahun itu memilih menerima pinangan Persija Jakarta.

Macan Kemayoran kemudian mengikat bek Timnas Indonesia tersebut dengan kontrak berdurasi tiga musim.

Kepindahan itu sekaligus menandai berakhirnya petualangan Arhan di luar negeri selama empat tahun.

Sejak meninggalkan PSIS pada 2022, ia sempat memperkuat Tokyo Verdy di Jepang, Suwon FC di Korea Selatan, dan Bangkok United di Thailand sebelum akhirnya kembali merumput di kompetisi Indonesia.

Load More