Suara.com - Karier Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk nampaknya segera berakhir. Penyebabnya, pelatih Piotr Stokowiec menyebut postur bintang Timnas Indonesia itu tidak ideal untuk bersaing di Liga Polandia.
Media Polandia memang belakangan ini kerap menyebut Egy berpotensi tidak digunakan jasanya musim depan. Selain Egy, ada nama Kenny Saief, Zarko Udovicic, dan Mateusz Zukowski.
Rumor tersebut semakin kuat setelah Stokowiec menyebut postur Egy kurang ideal untuk Liga Polandia. Ditambah kontrak Egy di Lechia Gdansk memang akan habis pada 30 Juni mendatang.
''Pemain muda tidak hanya dimainkan karena mereka berusia, tapi juga harus mempunyai kualitas. Selain itu, Liga Polandia juga bukan kompetisi yang mudah,'' ujar Stokowiec, dikutip dari Sportowe Fakty.
''Ini adalah liga yang menggunakan fisik. Jadi, bagi sebagian pemain ini akan menjadi masa sulit, seperti Egy. Meski mempunyai kemampuan bagus, fisik sering menjadi pemenang di sebuah pertandingan,” imbuhnya.
''Jika kita lihat tim yang berada di papan atas klasemen Pro Junior, di luar Pogon Szczecin, tim-tim yang mempunyai pemain dengan postur kecil berada di papan tengah atau bawah.'' tandasnya.
Selama tiga musim memperkuat Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri memang kesulitan menembus tim utama. Ia bahkan sering dimainkan di tim kedua Lechia Gdansk.
Dilihat dari permainannya, Egy sebenarnya tampil cukup apik. Ia kerap terlibat dalam urusan mencetak gol, termasuk saat memborong dua gol saat mengantar Lechia Gdansk II mengalahkan Powisle Dziergon 6-3.
Sebelumnya, Egy juga bermain bersama tim utama saat Lechia Gdansk kalah 0-3 atas Lech Poznan pada pekan ke-26 Ekstraklasa atau Liga Polandia, Rabu (21/4/2021) dini hari WIB.
Baca Juga: Indonesia vs Afghanistan: Jadwal dan Prediksi Susunan Pemain
Jika ditotal, Egy sudah tampil sebanyak tujuh kali dengan jumlah 77 menit. Angka tersebut menjadi yang terbanyak daripada dua musim sebelumnya.
Berita Terkait
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa
-
Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Soroti Keputusan Wasit, Mauricio Souza Murka Persija Dipermalukan Persib
-
Analisis Sisa Jadwal Arsenal dan Manchester City di Penghujung Liga Inggris, Siapa Juara?
-
Bojan Hodak Merendah Usai Persib Bungkam Persija, Singgung Faktor Keberuntungan
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Calvin Verdonk Berpotensi Thiago Motta pada Musim Depan
-
Rekor! Lionel Messi Lampaui 100 Kontribusi Gol Tercepat Sepanjang Sejarah MLS
-
Marie-Louise Eta Cetak Sejarah, Pelatih Wanita Pertama yang Menang di Liga Top Eropa
-
Ayah Meninggal Dunia, Hansi Flick Meneteskan Air Mata usai Barcelona Kunci Gelar La Liga