Bola / Liga Italia
Senin, 11 Mei 2026 | 12:25 WIB
Cesc Fabregas dan Mirwan Suwarso. (Instagram/@comofootball)
Baca 10 detik
  • Cesc Fabregas membawa Como 1907 mencetak sejarah lolos ke kompetisi Eropa pertama kali setelah mengalahkan Hellas Verona.
  • Kemenangan 1-0 atas Hellas Verona pada hari Minggu memastikan Como menempati posisi enam besar klasemen Serie A.
  • Pencapaian ini diraih hanya dalam waktu dua tahun sejak klub tersebut berhasil promosi dari ajang Serie B.

Suara.com - Pelatih asal Spanyol, Cesc Fabregas, mengaku sangat bangga setelah berhasil membawa Como 1907 lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Como memastikan tiket Eropa usai menang 1-0 atas Hellas Verona pada laga Serie A, Minggu. Gol tunggal kemenangan dicetak Anastasios Douvikas yang membuat Como dipastikan tidak akan finis lebih rendah dari posisi keenam klasemen.

Hasil tersebut memastikan Como minimal tampil di Europa Conference League musim depan. Namun, mereka masih berpeluang lolos ke Europa League bahkan Champions League dengan dua laga tersisa musim ini.

Keberhasilan tersebut terasa semakin spesial karena tepat dua tahun lalu Como baru promosi dari Serie B.

Pada musim pertamanya kembali ke kasta tertinggi Italia, Fabregas sukses membawa Como finis di papan tengah. Kini, pelatih asal Spanyol itu membawa klub mencetak sejarah baru.

"Saya sangat bahagia dan bangga hari ini," kata Fabregas kepada DAZN.

"Dua tahun lalu hari ini kami promosi ke Serie A dan sekarang kami lolos ke Eropa. Tim, klub, dan para suporter semuanya berkembang. Sulit dijelaskan dengan kata-kata. Kami akan mengingat hari ini dua puluh tahun ke depan," lanjtnya.

"Sekarang, dengan media sosial, semuanya berjalan sangat cepat dan tekanannya besar. Anda harus menikmati momen ini. Saya bahkan tidak ingat berapa banyak trofi yang pernah saya menangkan, tetapi masih banyak hal yang akan datang. Sekarang kami masih memiliki dua pertandingan lagi dan kita lihat apakah kami bisa terbang lebih tinggi," tuturnya menambahkan.

Como termasuk salah satu klub dengan pengeluaran terbesar di Italia dalam bursa transfer musim panas serta menjadi klub paling agresif pada jendela transfer musim dingin 2025.

Baca Juga: Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia

Meski begitu, Fabregas tetap mendapat banyak pujian berkat gaya permainan atraktif yang diterapkannya bersama tim.

"Ada banyak pertandingan sepanjang musim, kami tidak selalu bisa bermain dengan cara yang sama," ujar Fabregas.

"Banyak suporter hari ini mengirim pesan kepada saya dan mengingatkan saat kami masih bermain di Serie D. Kami bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli. Kami adalah tim sederhana dan kami ingin menikmati momen ini," imbuhnya.

Fabregas sebelumnya berencana terbang ke Spanyol untuk menyaksikan El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid.

Namun, perayaan keberhasilan Como lolos ke Eropa tampaknya membuat mantan gelandang Barcelona itu mulai berubah pikiran.

"Saya punya penerbangan pukul 17.30, saya belum tahu apakah akan pergi menonton El Clasico atau tidak. Saya akan memutuskannya dalam setengah jam lagi," tutup Fabregas.

Load More